
Kepala Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta Arlyana Abubakar. (Istimewa)
JawaPos.com–Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Jakarta Investment Centre (JIC), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menyelenggarakan Jakarta Investment Festival (JIF) Talks 2024. Acara mengambil tema Akselerasi Investasi Ekonomi dan Keuangan Digital di Jakarta di Hotel Fairmont.
Kegiatan itu merupakan bagian dari rangkaian kegiatan JIF untuk mempromosikan potensi ekonomi, investasi, dan proyek potensial DKI Jakarta. Wakil Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta Denny Wahyu Haryanto menyampaikan, Jakarta berkomitmen memperkuat peran sebagai pusat perekonomian bisnis serta Kota Global. Terutama pasca pemindahan Ibu Kota Negara. Hal itu salah satunya dilakukan dengan memperkuat peran sebagai pusat ekonomi digital di Indonesia.
”Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan Peta Jalan Implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) untuk meningkatkan transparansi, efektivitas, dan efisiensi pengelolaan keuangan pemerintah daerah,” papar Denny Wahyu.
Pemprov lanjut dia, telah mengembangkan beberapa inovasi yang mendukung. Antara lain super apps JAKI, JakPenda, Jak-One Pay, dan JakLingko.
”Pemprov DKI Jakarta berupaya mengoptimalkan digitalisasi ekonomi dalam berbagai sektor layanan, dengan meningkatkan kolaborasi berbagai pihak termasuk pemerintah pusat, Bank Indonesia, perbankan, swasta, investor, dan mitra strategis lainnya untuk mendukung akselerasi ekonomi digital di Jakarta,” terang Denny Wahyu.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Arlyana Abubakar menyampaikan, pesatnya perkembangan teknologi digital saat ini telah mengubah lanskap ekonomi dan keuangan Jakarta secara signifikan. Pola belanja masyarakat mulai beralih ke platform online seiring dengan munculnya berbagai macam startup, seperti e-commerce dan fintech.
”Berdasar data Google e-Conomy SEA 2023, Jakarta menjadi yang terdepan dalam ekonomi digital di Indonesia, baik dari sisi demand maupun supply,” ujar Arlyana Abubakar.
Perkembangan ekonomi digital, lanjut dia, juga didukung pencapaian Pemprov DKI Jakarta yang berhasil meraih status Pemda Digital dengan indeks ETPD sebesar 98,3 persen. Hal itu didukung besarnya porsi penggunaan kanal digital untuk pembayaran pajak dan retribusi yang mencapai 46,19 persen, dengan tingkat kepuasan masyarakat mencapai skor 94,27.
Arlyana Abubakar menyampaikan, masih diperlukan berbagai upaya untuk lebih mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital. Sehingga dapat mendorong investasi dan memberikan dampak bagi penguatan ekonomi Jakarta.
”Utamanya melalui peningkatan IMD Smart City Index, peningkatan digitalisasi penerimaan dan pajak, dan akselerasi investasi ekonomi dan keuangan digital,” ucap Arlyana Abubakar.
Vice President Digital Retail Banking Grup PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Harry Sofri Putranda menyampaikan, transformasi digital berkembang secara masif turut mendorong layanan perbankan secara seamless. Seperti yang dihadirkan Bank Mandiri melalui aplikasi digital banking Livin’ by Mandiri.
Menurut dia, efisiensi dan simplifikasi proses bisnis menjadi kunci utama dalam transformasi digital perbankan. Seiring dengan perkembangan, layanan perbankan juga merambah ke pembayaran sektor transportasi hingga lifestyle, serta turut mendorong UMKM untuk go digital.
”Digitalisasi pembayaran juga turut mentransformasi kebiasaan masyarakat penggunaan transportasi umum di Jakarta,” tutur Harry Sofri Putranda.
Direktur PT Jakarta Lingko Indonesia Ivan R. Tigana mengungkapkan, pihaknya telah merancang digitalisasi sistem pembayaran terintegrasi sebagai langkah meningkatkan ridership pengguna transportasi umum di Jakarta. Menghadirkan berbagai kanal pembayaran.
”Dibutuhkan kolaborasi antar stakeholder mewujudkan transformasi digital dan membangun ekosistem transportasi umum yang berkelanjutan mendukung terwujudnya transportasi maju Jakarta sebagai kota global,” papar Ivan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
