Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 Juli 2024 | 02.35 WIB

Polisi Diminta Usut Tuntas Kasus Klinik WSJ yang Diduga Lakukan Malapraktik

Klinik WSJ yang menyebab seorang selebgram asal Medan meniggal dunia usai sedot lemak. (Dok PojokSatu) - Image

Klinik WSJ yang menyebab seorang selebgram asal Medan meniggal dunia usai sedot lemak. (Dok PojokSatu)

JawaPos.com -  Selebgram asal Medan, Ella Nanda Sari Boru Hasibuan, meninggal dunia diduga akibat malpraktik di klinik kecantikan WSJ Beauty, Depok, Jawa Barat. Pihak klinik WSJ Beauty bahkan menghubungi keluarga untuk mengantar jenazah ke Pangkalan Brandan tanpa memberikan keterangan tentang penyebab kematiannya.

Kasus dugaan malaBaca Juga: Sering Disebut Gagal Move On, 4 Zodiak Ini Sangat Rentan Terjebak dalam Kenangan Nostalgia di Masa Lalupraktik ini pun lantas mendapat perhatian dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Politikus NasDem tersebut meminta polisi agar mempertegas tindakan hukum bagi klinik yang melakukan dugaan malpraktek.

“Belakangan ini kita memang kerap kali mendengar berita tentang korban dari praktek kecantikan yang berbahaya, khususnya terkait tindakan medis. Karenanya saya meminta polisi untuk benar-benar tegas mengusut ini, dan berbagai dugaan malprakteknya," tuturnya.

"Dalam jangka panjang memang regulasi perlu diperkuat, namun untuk saat ini saya rasa penindakan hukum yang tegas sangat dibutuhkan untuk selalu berada di pihak korban,” ujar Sahroni dalan keterangannya hari ini (29/7).

Sahroni menegakan, penindakan tegas kepada klinik yang prakteknya mengancam nyawa perlu dilakukan, mengingat ini adalah resiko yang sangat bisa dijindari dengan berbagai tindakan antisipatif dari pihak klinik.

“Masalahnya, kematian atau resiko-resiko yang sangat bahaya itu sangat bisa dihindari. Asal prakteknya benar dan sungguh-sungguh dipahami korban. Kalau sampai hilang nyawa, buat saya ini sudah sangat fatal dan polisi harus benar-benar mengusut tuntas dan secara terang benderang,” sambungnya.

Pengusutan tuntas dan tegas atas kasus ini juga Sahroni harapkan dapat menciptakan rasa aman bagi masyarakat, yang kerap datang ke klinik kecantikan.

“Agar ada rasa aman bagi masyarakat yang suka ke klinik kecantikan. Kan masyarakat jadi ngeri kalau lihat yang begini-begini. Makanya wajib usut tuntas,” pungkasnya.

Diketahui, Klinik kecantikan WSJ Beauty di Beji, Kota Depok, Jawa Barat sejauh ini tidak beroperasi setelah ramai dugaan malapraktik yang menewaskan perempuan asal Medan, Ella Nanda Sari. Meski begitu, polisi memastikan pihak klinik kooperatif terhadap proses hukum.
 
 
"Sementara masih kooperatif," kata Kapolres Metro Depok Kombes Pol Arya Perdana kepada wartawan, Senin (29/7).
 
Arya mengatakan, penyidik sudah bertemu dengan suami pemilik klinik berinisial W, dan dokter berinisial A yang melakukan sedot lemak kepada Ella. Mereka sempat diminta keterangan awal.
 
"Kita masih bisa bertemu dengan pihak dokternya sama perawat untuk dimintai keterangan," jelas Arya.
 
Kini penyidik masih melakukan pendalaman tentang kasus ini. Bila ditemukan tindak pidana maka kasus akan ditingkatkan ke tahap penyidikan. Penyidik juga berencana memanggil pihak klinik untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore