Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 28 April 2024 | 02.04 WIB

Puluhan Rumah di Binong Permai Curug Tangerang Terendam Banjir

Puluhan rumah di Perumahan Binong Permai, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang terendam banjir. (ANTARA/Azmi) - Image

Puluhan rumah di Perumahan Binong Permai, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang terendam banjir. (ANTARA/Azmi)

JawaPos.com - Sedikitnya sekitar 20 unit rumah di empat rukun tetangga (RT)/RW 014 di Perumahan Binong Permai, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, terendam banjir akibat hujan deras yang melanda wilayah tersebut sejak tiga hari lalu, dikutip dari ANTARA.

Menurut Ridza, salah satu warga setempat di Tangerang, Sabtu (27/4), mengatakan bencana alam banjir itu telah terjadi sejak Kamis (25/4/2024), dengan ketinggian air mencapai 40 centimeter.

"Dua hari lalu hujan, terus banjir. Terus hujan lagi di Jumat dan Sabtu. Itu tingginya sedengkul sampai sekarang banjirnya belum surut. Malah tambah parah karena hujan terus," ucapnya.

Baca Juga: ISESS Dorong Polri Berani Transparan Soal Kematian Tak Wajar Anggotanya

Dia mengatakan banjir yang melanda wilayahnya itu diakibatkan adanya penyumbatan pada sirkulasi air di saluran irigasi perumahan yang ditambah dengan tingginya volume hujan beberapa hari terakhir.

"Saluran irigasi tidak mampu menampung air, hingga akhirnya meluap ke pemukiman warga," katanya.

Ia menyebutkan, sebelum terjadi bencana alam ini, pemerintah sempat sudah membangun turab di pinggir kali perumahan tersebut. Namun, kapasitas dari turab itu tidak mampu mengatasi tingginya volume air, sehingga banjir pun terus melanda wilayahnya tersebut.

Baca Juga: Begini Kepribadian dan Karaktermu Berdasarkan Warna Favorit: Kuning si Energik hingga Magenta si Paling Otentik

"Dari pemerintah hanya datang ke lokasi terus foto, kelar, ada omongan mau bikin (untuk mengatasi banjir), tapi tidak ada realisasinya. Ini masyarakat udah pada ngeluh," ungkapnya

Menurut Ridza , banjir itu berdampak luas di sebagian wilayah Kelurahan Binong Permai. Bahkan katanya, ratusan kepala keluarga telah terdampak bencana tersebut.

"Ada beberapa yang banjir. Kaget juga banjir. Jadi dampaknya luas," ujarnya.

Dia mengaku, sudah bertahun-tahun masyarakat kawasan tersebut menderita karena terus dilanda banjir. Akan tetapi upaya yang dilakukan pemerintah sangat minim.

Baca Juga: Kelompok Fatayat NU Kolursari dan Pelaku UMKM Pasuruan Sebarkan Pesan Damai Terima Putusan Pemilu 2024

Ia pun berharap, agar pemerintah Kabupaten Tangerang segera melakukan penanganan lebih cepat dan efektif agar musibah banjir ini tidak terus melanda wilayahnya.

"Saya berharap pemerintah melakukan tindakan. Paling tidak, benahi saluran irigasi agar sirkulasi air jalan," kata dia.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore