Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 September 2023 | 21.42 WIB

Jakarta Akhirnya Diguyur Hujan, Begini Penjelasan BPBD DKI

ILUSTRASI: Prakiraan cuaca dari BMKG untuk Jakarta dan sekitarnya. - Image

ILUSTRASI: Prakiraan cuaca dari BMKG untuk Jakarta dan sekitarnya.

JawaPos.com - Hujan turun dalam intensitas ringan hingga sedang di kawasan Jakarta Pusat. Pantauan JawaPos.com, hujan mulai turun sekitar pukul 10.30 WIB di Tanah Abang hingga Cikini. 

Namun, hujan itu turun tak lama. Sejak pagi, awan memang terlihat mendung. Sekitar mulai pukul 12.00 WIB, hujan sudah mulai mereda dan sinar matahari mulai kembali muncul ke permukaan. 
 
Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji, berdasarkan informasi dari BMKG, memang terdapat potensi hujan di Jabodetabek dalam periode 19-21 September.
 
 
"Terdapat potensi pertumbuhan awan hujan tanggal 19-21 September 2023," katanya kepada wartawan, Selasa (19/9).
 
"Potensi sedang (50-70%) hingga tinggi (>70%) di sebagian wilayah Jabodetabek, Banten bagian utara, dan Jawa Barat bagian barat," imbuhnya.
 
Ia belum merincikan hujan tersebut akibat dari Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang tengah dilakukan pemerintah. Namun, dari hujan yang turun di hari-hari sebelumnya, khususnya Minggu, 17 September lalu, Isnawa menyebut bahwa memang ada imbas dari TMC hujan turun di wilayah Jabodetabek.
 
 
"Deputi Bidang Meteorologi, Guswanto membenarkan bahwa hujan yang terjadi ini disebabkan oleh Teknik Modifikasi Cuaca (TMC)," katanya beberapa hari lalu.
 
"Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi hujan di Ciganjur 2.4mm, Katulampa 4.6mm, Bendung Ciawi 5.4mm, dan Lebak 4.4mm," ungkap Isnawa
 
Adapun TMC di Jabodetabek menggunakan dua metode yaitu dengan penyemaian awan dengan garam dan water mist spraying (penyemprotan air dengan ketinggian tertentu dari pesawat). 
 
 
Tim Teknik Modifikasi Cuaca (TMC) telah melakukan semai awan menggunakan larutan CaCl2 pada Sabtu (16/09) di wilayah Depok dan Tangerang Selatan dengan total larutan CaCl2 sebanyak 1.500 liter. 
 
Teknik Modifikasi Cuaca (TMC) akan terus dilakukan hingga Rabu (20/9) karena terlihat adanya potensi pertumbuhan awan hujan yang cukup di wilayah Jabodetabek.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore