
Wali Kota Bogor Bima Arya saat memberikan keterangan soal pemecatan kepala sekolah SDN Cibeureum 1 di Kota Bogor, Rabu (13/9).
JawaPos.com–Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto memberhentikan Kepala SDN Cibeureum 1 Nopi Yeni karena telah melakukan pungutan liar (pungli) saat penerimaan peserta didik baru (PPDB). Nopi Yeni pun memecat seorang guru honorer bernama Mohamad Reza Ernanda karena dianggap tidak patuh dan dituding mengakses data pribadi milik Nopi.
Disambut orang tua murid dan siswa SDN Cibeureum 1, Bima Arya mendatangi sekolah tersebut untuk berdialog dengan sang guru honorer yang bernama Mohamad Reza Ernanda, Rabu (13/9).
”Berawal dari ada dugaan pungli yang diduga dilakukan kepala sekolah, dugaan ini kemudian ditindaklanjuti oleh inspektorat. Kemudian, kepala sekolah memberhentikan salah satu guru honorer, Pak Reza, karena dianggap tidak mematuhi kepala sekolah dan dianggap mengakses data pribadi kepala sekolah,” kata Bima Arya seperti dilansir dari Antara di Kota Bogor, Rabu (13/9).
Bima menyampaikan, Nopi Yeni telah dimintai keterangan untuk berita acara pemeriksaan (BAP) oleh Inspektorat Pemerintah Kota Bogor. Dia terbukti menerima gratifikasi.
Oleh karena itu, lanjut Bima, Nopi digeser dari jabatannya sebagai kepala sekolah dan akan diberi sanksi. Sedangkan pemecatan guru honorer SDN Cibeureum 1 menjadi perhatian sejumlah orang tua siswa, tenaga pengajar, dan murid sekolah. Selain itu, pemecatan Reza pun ramai dibahas di media sosial yang memprediksi ada kejanggalan atas keputusan kepala sekolah itu.
Atas kepedulian itu, Bima Arya pun memastikan langsung dengan meminta keterangan dari Reza dan Nopi. Hasilnya, menurut Bima, dapat disimpulkan bahwa yang dilakukan Nopi memang keliru, sehingga dia meminta pembatalan pemecatan Reza itu.
Berdasar pantauan di SDN Cibeureum 1, para siswa menunjukkan kertas berisi ungkapan rasa sayang dan penolakan pemecatan Reza. Begitu pun para orang tua murid berjejer di lapangan sekolah dan bersorak untuk Reza.
Bima pun mendatangi para orang tua siswa dan menyampaikan bahwa Reza segera kembali mengajar karena tidak jadi dipecat. Justru Nopi yang dipecat atas sikap dan tindakan melakukan pungli PPDB SDN Cibeureum 1 tersebut.
”Pak Reza mengajar kembali, ya, Bu, kasihan anak-anak. Kesayangan, ya, Pak Reza. Belajar lagi, ya. Kepala sekolah sudah dipecat,” kata Bima Arya.
Bima menjelaskan, pemecatan terhadap Nopi telah melalui mediasi dengan yang bersangkutan dan Nopin pun telah menerima keputusan itu.
”Tadi, saya lakukan mediasi. Akhirnya disepakati kepala sekolah untuk menerima keputusan wali kota terkait pemberhentian beliau dan juga membatalkan keputusan kepala sekolah untuk memberhentikan Pak Reza,” ujar Bima Arya.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
