
MENGHILANGKAN GERAH: Seorang pemuda membasahi kepala dengan air untuk melawan cuaca panas di Lombok, NTB, Selasa (25/4).
JawaPos.com-Wilayah Jabodetabek belakangan ini terasa semakin panas dan membuat gerah. Menjelaskan fenomena itu, Nurul Izzah selaku Subbidang Prediksi Cuaca Pusat Meteorologi BMKG mengatakan bahwa hal itu bisa jadi lantaran tingkat kelembaban udara yang rendah.
Kelembapan udara yang rendah diiringi dengan suhu cuaca di atas ataupun di bawah 40 derajat Celcius membuat tingkat kegerahan yang dirasakan tubuh lebih meningkat.
"Jadi walaupun suhunya misal 35 derajat, tapi kelembaban udaranya itu rendah, kering, maka akan terasa lebih hangat yang dirasakan lebih tubuh kita," kata Nurul saat dihubungi JawaPos.com, Kamis (1/6).
Hal itulah yang terjadi belakangan ini di wilayah Jabodetabek. Ia mengatakan bahwa rerata kelembaban udara di Jabodetabek di bawah angka 50. "Iya kelembaban relatifnya itu rendah, kering," ucap dia.
Namun begitu, Nurul menyatakan bahwa suhu dan kelembaban yang terjadi saat ini masih tergolong normal dan tidak termasuk dalam kategori ekstrem. Adapun cuaca esktrem itu terjadi jika temperatur udara kurang dari 15 derajat Celcius atau lebih dari 35 derajat Celcius.
Selain itu, jika dalam hujan ekstrem jika sudah masuk pada curah hujan lebih dari 100 mm per jam. Di sisi kelembaban udara adalah kurang dari 40 persen, dan kecepatan angin lebih dari 45 km per jam.
Oleh karena itu, Nurul mengungkapkan bahwa kemungkinan besar perasaan gerah mungkin akan dirasakan terus saat memasuki musim kemarau yang dimulai bulan Juni ini. "Iya, tapi masih masuk dalam kategori normal,’’ paparnya. (*)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
