
Photo
JawaPos.com - Korban tabrak lari, E, 53, di Pancoran Mas Depok dibuang oleh terduga pelaku yang menabraknya dekat kandang ayam, hingga mencapai satu jam. Tak ada yang menemukannya dalam kurun waktu tersebut, hingga akhirnya meninggal dunia.
Sebelum akhirnya meninggal dunia, Kasi Humas Polres Depok AKP Fitri juga mengatakan bahwa E sempat mengalami luka-luka.
"(Korban) terluka kaki sebelah kiri, di mata kaki bawah, selama kurang lebih 1 jam," ujarnya dalam keterangan yang diterima JawaPos.com, Jumat (17/2).
Fitri mengatakan, dugaan sementara motif terduga pelaku membuang korban adalah karena tak mau bertanggung jawab atas perbuatannya, hingga membuang korban di dekat kandang ayam pada Rabu (15/2) lalu.
"Dugaan sementara yang bersangkutan dibuang yang menabrak karena (penabrak) tidak mau bertanggung jawab," ungkapnya.
Sebelumnya, Menurut Kasi Humas Polres Depok AKP Fitri, E dibuang oleh terduga pelaku di dekat kandang ayam pada Rabu (15/2) lalu di Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat.
Mulanya, Fitri menceritakan bahwa E bersama dengan HL, 59, berboncengan motor dari rumahnya menuju bank. Namun, saat sampai di Jalan Sawangan depan DTC, di tanjakannya, E dan HL bertabrakan dengan terduga pelaku.
"Si penabrak selanjutnya berkata ke HL, 'Sudah, bu. Saya bertanggung jawab'," kata Fitri menirukan pelaku dalam keterangannya yang diterima JawaPos.com, Jumat (17/2).
Akhirnya, kata Fitri, korban dibonceng terduga pelaku dengan bualannya yang hendak membawa korban ke rumah sakit. Namun begitu, dalam perjalanan ternyata si terduga pelaku berputar-putar mencari tempat sepi.
"(Akhirnya) dibuang di dekat kandang ayam yang sudah tidak operasi di Jalan Puring RT 09/01, Rawa Denok, Rangkapan Jaya Baru," jelasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
