
Ilustrrasi kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dan mobil. (Antara)
JawaPos.com-Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Tanah Sereal IV, Tambora, Jakarta Barat (Jakbar), pada Jumat dini hari mengakibatkan dua orang tewas dan tiga korban lainnya luka-luka. Kepala Unit (Kanit) Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto mengatakan insiden itu terjadi sekitar pukul 02.20 WIB.
"Telah terjadi kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia dan luka-luka di Jalan Tanah Sereal IV, dekat Indomaret, wilayah Tambora, Jakarta Barat," kata Joko saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Dia menjelaskan kecelakaan itu bermula saat mobil minibus yang nomor polisi dan identitas pengemudinya belum diketahui melaju dari arah selatan menuju utara di Jalan Tanah Sereal IV.
Setibanya di dekat minimarket di daerah Tanah Sereal, mobil tersebut menabrak sepeda motor yang dikendarai remaja bernama Rai (17) yang juga tengah melaju searah dengan mobil tersebut.
"Saat itu, Rai sedang berboncengan tiga dengan dua rekannya, yaitu Valentino (19) dan Alfinza (16)," ujar Joko.
Setelah menabrak motor pertama, pengemudi mobil tersebut tidak berhenti dan malah menambah kecepatan untuk melarikan diri, dan kemudian menabrak kendaraan lain serta pejalan kaki.
"Selanjutnya, menabrak kendaraan motor Honda PCX yang dikendarai saudara Satrio, dan selanjutnya menabrak pejalan kaki atas nama Devran yang berjalan searah di depannya," ucap Joko.
Akibat tabrakan itu, dua remaja dilaporkan meninggal dunia, yaitu Valentino, penumpang yang dibonceng di motor pertama, dan Satrio, pengendara motor Honda PCX yang ditabrak berikutnya.
Valentino sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong dan meninggal dalam perawatan medis di RSUD Tarakan.
"Sementara saudara Satrio mengalami luka pada kepala, kaki, dan tangan memar, meninggal dunia di TKP (tempat kejadian perkara). Jenazah dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang," ungkap Joko.
Sementara itu, tiga korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di RSUD Tarakan akibat luka memar pada bagian kepala, tangan, dan kaki.
Sampai dengan saat ini, polisi masih memburu pengemudi mobil minibus yang melarikan diri setelah kejadian tersebut.
Barang bukti berupa satu unit sepeda motor Suzuki Smash bernomor polisi B-6388-CKC dan satu unit motor Honda PCX tanpa pelat nomor yang ringsek telah diamankan oleh petugas. "Penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan. Identitas kendaraan mobil minibus juga belum diketahui," pungkas Joko. (*)

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
