Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 Februari 2023 | 00.44 WIB

Pelaku Pencabulan 4 Siswi SD Simpan Banyak Foto Anak

Polda Metro Jaya naikkan kasus dugaan pencabulan belasan santriwati di ponpes di Kota Depok, ke tahap penyidikan. Pencabulan diduga dilakukan ustad dan santri - Image

Polda Metro Jaya naikkan kasus dugaan pencabulan belasan santriwati di ponpes di Kota Depok, ke tahap penyidikan. Pencabulan diduga dilakukan ustad dan santri

JawaPos.com - Pelaku pencabulan terhadap empat anak, BA, 42, ternyata menyimpan banyak foto anak-anak di gadgetnya. Hal itu ditemukan setelah polisi melakukan pengecekan barang bukti yang dimiliki pelaku pasca-ditangkap di salah satu SD daerah Angke, Tambora, Jakarta Barat pada Kamis (6/2) lalu.

"Tersangka BA kami duga sebagai pelaku pedofilia. Ditemukan banyak foto anak-anak di HP pelaku. Berdasarkan pengakuan tersangka, foto-foto tersebut didapatnya dari internet," ujar Kapolsek Tambora Kompol Putra Pratama kepada wartawan, Sabtu (11/2).

Latar belakang BA sendiri, kata Putra, belum pernah menikah. Namun begitu, dari hasil assesment, pelaku tidak pernah ada pengalaman sebagai korban pelecehan di masa lalu. Pelaku juga tidak memiliki trauma masa lalu dan tidak pernah mengalami pelecehan seksual di masa lalu.

Saat melakukan pemeriksaan ke lapangan, yaitu ke indekos BA di di daerah Jalan Kebon Jambu, Cengkareng, Jakarta barat dan di tempat tinggal kosan tersangka sebelumnya yaitu di daerah Kebon Jahe, polisi mendapat keterangan bahwa pelaku tak pernah bersosialisasi dengan tetangga.

"Tetangga dan RT setempat tidak terlalu mengenal pelaku karena tidak pernah bersosialisasi dengan tetangga," jelas Putra.

Adapun sekolah yang pernah menjadi lokasi berjualan BA, antara Lain di sekolahan Watsung pluit, Tanah Pasir. Sekolahan di daerah Kapuk, sekolah Pakuwon Nelambar, sekolah Pedongkelan Kapuk, dan di SDN di wilayah Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora.

Sebelumnya, pedagang aksesoris keliling berinisial BA, 42, cabuli anak-anak SD di daerah Angke, Tambora, Jakarta Barat, dengan modus memberikan bonus aksesoris gratis pada anak. Setelah itu, ia meminta agar korban mau disentuh bagian-bagian vitalnya.

"Pelaku melancarkan aksi bujuk rayu dengan mengiming-imingi bonus kepada anak-anak berupa gelang dan stiker agar dia bisa memegang bagian payudara dan beberapa bagian sensitif lainnya," kata Kapolsek Tambora Kompol Putra Pratama, Sabtu (11/2).

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore