Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Oktober 2022 | 20.24 WIB

Saldo Penumpang Transjakarta Tersedot 2 Kali, Ini Penjelasan JakLingko

Bus Listrik Transjakarta saat membawa penumpang di halte Balai Kota, Jakarta, Rabu (21/9/2022). Pemprov DKI Jakarta melalui PT Transjakarta menambah lebih dari 100 bus listrik Transjakarta pada 2023 yang antara lain untuk mendukung pelaksaan Program Langi - Image

Bus Listrik Transjakarta saat membawa penumpang di halte Balai Kota, Jakarta, Rabu (21/9/2022). Pemprov DKI Jakarta melalui PT Transjakarta menambah lebih dari 100 bus listrik Transjakarta pada 2023 yang antara lain untuk mendukung pelaksaan Program Langi

JawaPos.com - PT JakLingko Indonesia mengungkapkan bahwa penyebab dari terpotongnya dana di kartu e-money penumpang Transjakarta hingga dua kali adalah karena proses tap out yang masih belum benar. Direktur Utama PT JakLingko Indonesia Muhamad Kamaluddin menyatakan bahwa sebagian besar kasus yang terjadi pada penumpang bus Transjakarta yang saldo dananya terkuras hingga dua kali ketika tap in dan tap out adalah karena proses tap out sebelumnya tidak dilakukan oleh penumpang.

"Sebagian besar dikarenakan proses tap out di bus belum dilakukan oleh penumpang atau proses tap out saat masih di bus belum terekam di kartu penumpang tersebut," ujarnya kepada JawaPos.com, Rabu (5/10).

Dengan begitu, ketika penumpang kemudian melakukan tap in ketika perjalanan baru di halte berikutnya, mesin menghitung biaya perjalanan yang sebelumnya juga.

"Sehingga ketika di tap in di halte berikutnya, penumpang tersebut dikenakan biaya 1 kali perjalanan sebelumnya," jelasnya.

Namun begitu, sebelumnya diketahui penumpang mengeluhkan saldo kartu e-money yang terkena charge atau terpotong hingga dua kali, yaitu ketika melakukan tap in dan juga ketika melakukan tap out. Pada tap in, terlihat penumpang tersebut saldonya terambil sebesar Rp 2.000 sedangkan saat melakukan tap out, saldonya kembali terambil sebesar Rp 3.500.

Menanggapi hal itu, dalam kasus tersebut menurut Kamaluddin perlu dilihat transaksi lebih detail sebelum tap in dari penumpang tersebut agar pihaknya dapat memeriksa lebih lanjut terkait masalah yang dialami.

"Untuk case ini harus dilihat transaksi sebelum yang Rp 2.000. Kami perlu informasi lebih detail transaksi sebelumnya. Sekali lagi kami mohon penumpang tersebut untuk menghubungi customer care kami apabila ada pertanyaan," tegasnya.

Kamaluddin menegaskan bahwa seharusnya, pengurangan saldo hanya terjadi sekali saja ketika melakukan perjalanan dengan bus Transjakarta, yaitu ketika melakukan tap in dan tidak dikenakan biaya lain ketika tap out.

"Seharusnya deduct satu kali saja untuk satu perjalanan jika memang perjalanan sebelumnya sudah tap out," tandasnya.

Sementara itu, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) juga telah memberlakukan kebijakan baru dengan mewajibkan penumpang untuk melakukan tempel Kartu Uang Elektronik (KUE) saat naik dan turun bus (tap in dan tap out). Hal itu seiring dengan pemberlakuan tarif integrasi moda transportasi publik di Jakarta yang berlaku mulai Selasa (4/10).

“Apabila pelanggan tidak melakukan tempel kartu baik saat naik/turun, maka konsekuensinya kartu akan terblokir. Pelanggan perlu melakukan atur ulang (reset) dan biaya perjalanan sebelumnya akan dikenakan pada perjalanan berikutnya,” kata Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Transjakarta Anang
Rizkani Noor di Jakarta, Selasa (4/10).

Untuk membuka blokir kartu, pelanggan mengatur ulang (reset) kartu pada gate yang tersedia di seluruh halte maupun alat tempel kartu (Tap on Bus) yang ada di seluruh armada Non BRT.

Selain itu, pelanggan perlu memiliki saldo minimum senilai Rp. 5 ribu untuk memanfaatkan layanan Transjakarta. Jika saldo tidak mencukupi, pelanggan tidak dapat menggunakan layanan Transjakarta kecuali untuk layanan gratis.

“Jadi selalu pastikan pelanggan memiliki saldo minimum sebelum menggunakan layanan Transjakarta dan melakukan tempel kartu saat naik dan turun bus (tap in dan tap out),” imbuhnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore