
Ilustrasi tawuran. Dok. JawaPos
JawaPos.com - Tawuran antarwarga kembali terjadi di Kolong Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, hari ini, Sabtu (20/8) pukul 05.00 WIB. Saksi mata yang lewat kawasan tersebut menceritakan kronologis terjadinya tawuran tersebut.
II, 27, menceritakan bahwa saat dirinya hendak berangkat kerja, sekitar pukul 05.00 WIB kawasan Kolong Stasiun Manggarai sudah disesaki orang-orang yang saling berhadapan.
"Jam lima itu baru mulai tawuran, mobil dan motor semua muter balik takut kena imbas," katanya kepada JawaPos.com, Sabtu (20/8).
Ia mengaku melihat ada anak kecil hingga orang dewasa yang terlibat dalam tawuran tersebut. "Tapi lebih banyak orang dewasa nya," ucapnya.
Dalam perkelahian yang melibatkan banyak orang itu juga II menyakiskan orang-orang membawa senjata tajam dan petasan. "Banyak, ada petasan, celurit, pedang, golok, dan lain-lain," tambahnya.
Ia menceritakan bahwa dirinya memang tiap hari melewati Manggarai untuk berangkat kerja. Menurut warga sekitar yang ada di lokasi kejadian, tawuran tersebut sudah menjadi hal biasa dan sudah tidak asing lagi.
"Warga sekitar bilang 'udah biasa ini tawuran antarwarga di kolong Manggarai. Penyebab gak jauh dari jatah lahan parkiran," tuturnya.
Hal itu dibenarkan oleh II. Pasalnya, ini bukan kali pertama ia melihat tawuran terjadi di Kolong Stasiun Manggarai. Ia bahkan sempat terkena imbas dari tawuran yang pernah terjadi di lokasi tersebut.
"Pernah waktu itu helm saya kena lemparan batu pelaku tawuran karena terlalu deket videoin," ceritanya.
Setelah setengah jam berlalu, II menyampaikan bahwa tawuran tersebut baru selesai. Ia mengaku meliihat beberapa orang berpakaian preman mengamankan pelaku tawuran. "Jam 5.30 polisi pakaian preman turun ke lapangan," katanya.
Ia menganggap polisi sengaja berpakaian preman agar tidak disadari pelaku tawuran. "Buat nangkep para pelaku karna mereka gak sadar kalau yang pakaian preman itu polisi," tambahnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
