Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Maret 2022 | 17.27 WIB

Anies Ungkap Kapasitas Penonton Sebagai Salah Satu Keunikan JIS

Sejumlah pengunjung berjalan memasuki Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta Utara, Minggu (13/3). Dewa Ketut Sudiarta Wiguna/Antara - Image

Sejumlah pengunjung berjalan memasuki Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta Utara, Minggu (13/3). Dewa Ketut Sudiarta Wiguna/Antara

JawaPos.com–Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan, kapasitas tampung penonton sampai 82.000 orang merupakan salah satu keunikan dari Jakarta International Stadium (JIS). Stadion itu ditargetkan tuntas 100 persen pengerjaannya pada Maret 2022.

”Kapasitasnya 82 ribu penonton. Ini menjadi salah satu stadion terbesar kapasitasnya di Indonesia,” kata Anies menyebutkan keunikan yang pertama JIS melalui kanal YouTube pribadinya seperti dilansir dari Antara di Jakarta, Senin (28/3).

Menurut dia, selain dari sisi kapasitas penonton, keunikan lain di antaranya desain bangunan ramah lingkungan, atap buka tutup, tidak ada jalur atletik, dan desain kursi. Selain itu, terkait rumput, infrastruktur standar FIFA, desain bernuansa kearifan lokal Betawi, jalur masuk, dan fasilitas joging di atap.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu merinci, JIS dirancang sebagai bangunan ramah lingkungan dengan predikat platinum. Predikat itu didapatkan berdasar hasil penilaian sertifikasi Green Building Council Indonesia (GBCI).

Menurut Anies, stadion itu memiliki instalasi khusus untuk konservasi air dan material digunakan adalah ramah lingkungan. Atapnya memiliki 1.080 unit panel surya.

Selain itu, atap JIS yang bisa buka tutup menjadi keunikan tersendiri sehingga stadion dapat digunakan untuk berbagai kegiatan baik dalam kondisi terik atau hujan. Atap tersebut berkonstruksi baja dengan berat 3.900 ton dengan ketinggian 72 meter.

Kemudian terkait desain kursi disebut memiliki keunikan karena sisi dan kemiringan yang beda yakni vertikal, curam lebih landai. Anies menjelaskan, stadion itu juga tidak memiliki lintasan atletik untuk mendekatkan jarak antara lapangan dan penonton.

”Tujuannya adalah memberikan pengalaman yang setara di manapun duduknya punya pengalaman menonton yang kira-kira hampir sama. Ini keunikan dari rancangan desain ini,” ucap Anies.

Kemudian dari sisi rumput, lanjut dia, menggunakan teknologi hybrid turf yang diklaim pertama tersertifikasi di Indonesia. Dengan komposisi lima persen rumput sintetis dari Italia dan 95 persen rumput alami asal Boyolali, Jawa Tengah.

”Dengan rumput ini bisa digunakan untuk seribu jam pertandingan. Kalau rumput biasa hanya 300 jam pertandingan dan bisa dipakai dua pertandingan dalam satu hari,” terang Anies.

Dia menambahkan, JIS juga memiliki infrastruktur berstandar Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional (FIFA). Di antaranya ada dua lapangan latih, empat ruang ganti, ruang pemanasan, ruang jumpa pers dan media.

Desain JIS, lanjut Anies, mengadopsi kearifan lokal bernuansa budaya Betawi. Stadion itu juga memiliki dua jalur atau ram untuk masuk dan keluar di barat dan timur dengan lebar 30 meter dan panjang 120 meter.

”Punya pengalaman mendatangi sebuah tempat yang terlibat besar, masuk itu ada pengalaman unik,” ucap Anies.

Ram di barat dan timur itu juga sekaligus untuk mengantisipasi penumpukan lalu lalang penonton ketika masuk dan keluar ketika multi kegiatan diadakan di JIS. Keunikan lain, yakni adanya jalur joging di atap dengan ketinggian 72 meter dengan lebar lintasan yakni empat meter.

”Maret 2022 Insya Allah menjadi bulan bersejarah bagi Jakarta stadion internasional akan tuntas,” ujar Anies.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore