alexametrics

Anies Dipanggil KPK, Tamil Ungkap Serangan Buzzer

21 September 2021, 19:09:55 WIB

JawaPos.com – Komunikolog Politik Nasional Tamil Selvan menyoroti serangan buzzer yang menimpa Gubernur DKI Anies Baswedan yang hari ini dipanggil oleh Komisi Pemberntasan Korupsi (KPK). Mantan mendikbud itu dimintai keterangannya soal kasus korupsi dengan tersangka Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), mantan Direktur Utama PT Sarana Jaya, Yoory Corneles Pinontoan.

Ketua Forum Politik Indonesia yang biasa disapa Kang Tamil itu membandingkan logika kasus yang dialami BUMD dan seolah-olah itu berarti kesalahan seorang gubernur. “Jangan-jangan nanti ada semut kelindas ban mobil yang salah Anies lagi,” ujar Kang Tamil dalam keterangn tertulisnya pada JawaPos.com, Selasa (21/9).

Tamil juga meminta publik objektif dengan kinerja kepala daerahnya. Terutama dalam penanganan Pandemi Covid-19 di Ibu Kota. Karena itu, lanjutnya, jangan sampai masyarakat mudah percaya dengan opini buzzer yang menyesatkan dan melupakan keberhasilan Anies dalam memerangi Covid-19 di Jakarta.

“Aneh juga, itu kan kasus BUMD tapi para buzzer terkesan sok tau soal hukum. Ini seperti ada skenario memframing Anies terlibat dalam kasus BUMD tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, saat memenuhi panggilan KPK, Anies Baswedan menyatakan tentang capaiannya menangani pandemi, baru setelahnya membahas soal kasus yang membuatnya dipanggil KPK. Baik Anies maupun Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio sama-sama akan diperiksa sebagai saksi. Keterangan keduanya diperlukan terkait dengan perkara dugaan korupsi dalam pengadaan lahan di Munjul, Jakarta Timur.

“Saya berharap nantinya keterangan yang saya berikan akan bisa membantu tugas KPK di dalam menuntaskan persoalan korupsi yang sedang diproses. Jadi saya akan menyampaikan semua yang dibutuhkan. Semoga itu bermanfaat bagi KPK,” ujar Anies.

Editor : Dimas Ryandi

Saksikan video menarik berikut ini: