Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 Juli 2019 | 21.07 WIB

Tukang Bubur Tega Bunuh Bocah Perempuan Karena Kesal Diganggu

Ilustrasi pembunuhan - Image

Ilustrasi pembunuhan

JawaPos.com - Pelaku pembunuhan Fira Angela Hidayah, 8, bocah yang tewah di daerah Megamendung, Bogor, Jawa Barat akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Moga, Pemalang, Jawa Tengah. Pelaku diketahui berinisial H, 23, sudah dibawa ke Polsek Megamendung, Bogor, Jawa Barat, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Agus Triatmaja mengatakan, pelaku menyerahkan diri pada Rabu (3/7) siang diantar oleh pihak keluarga. Setelah itu, Polres Pemalang langsung berkordinasi dengan Polres Bogor, dan diputuskan pelaku dipulangkan ke Polres Bogor untuk diproses hukum.

"Tersangka sudah dibawa ke Megamendung tadi malam pukul 20.00 WIB," ujar Agus saat dikonfirmasi JawaPos.com, Kamis (4/7).

Sebelum menyerahkan diri, pelaku dikabarkan sempat kabur ke sejumlah daerah. Seperti Surabaya, Cirebon dan Semarang, sebelum akhirnya menyerahkan diri setelah berkomunikasi dengan keluarganya.

Dari keterangan sementara kepada polisi, H tega menghabisi Fira lantaran kesal kerap diganggu setiap dia selesai berjual bubur ayam. Tak berfikir panjang, pelaku lantas tega menghabisi nyara korban.

"Karena sering diganggu saat pulang berjualan, istirahatnya diganggu oleh korban, tidak bisa tidur sehingga melakukan pembunuhan itu," sambung Agus. Atas perbuatannya, pelaku bisa dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan maksimal hukuman mati.

Sebelumnya, Fira Angela Hidayah, 8, dilaporkan hilang sejak 29 Juni 2019 pukul 16.00 WIB. Keberadaannya terakhir diketahui bermain disekitar rumah neneknya di Kampung Cinangka RT 02/02 Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Setelah 3 hari berlalu, bocah malang itu ditemukan tewas mengenaskan.

Kapolsek Megamendung, AKP Asep Darajat mengatakan, korban ditemukan tewas terbungkus kain di dalam bak mandi sebuah kontrakan. Diduga, Fira menjadi korban pembunuhan berencana.

"Pelaku membunuh korban dan menyimpannya di dalam bak mandi di dalam rumah kontrakan saudara H," ujar Asep dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/7).

Penemuan Fira berawal dari kakek korban, Didin mencium bau busuk dari kontrakan milik H. Dia lantas mendobrak pintu rumah. Setelah ditelusuri bau berasal dari kamar mandi, dan ditemukanlah Fira dalam keadaan tewas mengenaskan.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore