
Ketua DPW PPP DKI Jakarta Periode 2021–2026 Abraham Lunggana bersama Sekwil PPP DKI Jakarta Mumtaza Rabbany alias Gus Najmi. DPW PPP DKI Jakarta/Antara
JawaPos.com–Politikus Abraham Lunggana atau Haji Lulung menunjuk Mumtaza Rabbany alias Gus Najmi sebagai sekretaris wilayah (sekwil), setelah sempat keluar kemudian kembali dan memimpin Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta.
Haji Lulung sempat menyatakan mundur sebagai anggota dan kader PPP untuk bergabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN). Namun, saat ini Lulung kembali dan memimpin PPP DKI Jakarta.
Lulung menuturkan, penunjukan Gus Najmi sebagai proses transformasi partai yang selama ini identik dengan partai orang tua menjadi partai modern yang siap beradaptasi dengan isu politik sosial dan kekinian.
”Keputusan mengangkat Gus Najmi sebagai Sekwil adalah langkah awal sebagai ikhtiar politik kami (PPP) memperjuangkan aspirasi kaum muda dan menjadi ranah juang yang akan dibawa partai berlambang Kakbah ini yang harus menghilangkan kesan kalau PPP adalah partai orang tua. Mari kita tunjukkan kalau PPP juga partainya anak muda yang siap menumbuhkan energi positif baru bagi PPP ke depan,” kata Haji Lulung seperti dilansir dari Antara pada Minggu (19/9).
Lulung sempat memimpin PPP DKI dan dua kali pernah membawa PPP berhak mendapatkan jatah kursi pimpinan DPRD DKI pada Pemilu 2009 dan 2014. Sebab, termasuk partai empat besar peraih suara terbesar di Jakarta.
Pada periode kedua itu, Lulung menyatakan siap memberikan ruang yang seluas-luasnya bagi generasi muda dan generasi Z untuk berkiprah di dunia politik sekaligus menjawab tantangan PPP ke depan.
”Lewat terobosan itu, dalam periode ini, kami berkomitmen untuk memulai babak baru untuk menjadikan Jakarta sebagai salah satu lumbung suara PPP,” ujar Lulung.
Dengan menempatkan Gus Najmi sebagai sekwil, PPP DKI Jakarta meyakini langkah tersebut menjadi awal untuk berkolaborasi bersama kaum muda di ibu kota. Terlebih, PPP menyadari bahwa minat kaum muda terhadap politik belakangan mulai menurun. Hal tersebut berdasar hasil survei lembaga Indikator Politik Indonesia yang menunjukkan 40 persen anak muda menilai bahwa Indonesia menjadi kurang demokratis dalam beberapa waktu terakhir.
Senada dengan Haji Lulung, Sekwil PPP DKI Jakarta terpilih Gus Najmi mengamini bahwa suasana dan kondisi PPP memberikan angin segar untuk kiprah anak muda untuk didorong terlibat di kancah politik. Pasalnya, generasi Z dan milenial akan menjadi pemain utama pada Pemilu 2024.
”Ini klop dengan kehendak PPP. Angin perubahannya kencang saya rasakan di salah satu partai tertua di Indonesia ini. PPP menjadikan dirinya sebagai rumah para penggerak perubahan sekaligus rumah aspirasi generasi millenial dan generasi Z," ujar Gus Najmi yang merupakan putra Wakil Menteri Agama (Wamenag) KH Zainut Tauhid Sa’adi itu.
Dipilih mengisi jabatan sekretaris wilayah, disebutkan Gus Najmi, menjadi kesempatan yang besar dan ruang yang dibuka lebar terhadap kaum muda. ”Saya kira ini menjadi gambaran bukti konkret bahwa partai ini peduli dengan anak-anak muda," terang Gus Najmi, yang kini tercatat sebagai sekwil partai politik termuda di Indonesia.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
