
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati
JawaPos.com - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati mengatakan prakiraan yang dikeluarkan oleh BMKG rupanya kurang dianggap oleh masyarakat. Hal ini akhirnya membuat mereka tidak siap saat menghadapi hujan yang mengakibatkan banjir di awal tahun.
"Mungkin dianggapnya dampaknya kurang dahsyat," ujar Dwikorita di Kantor BPPT Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (3/1).
Dwikorita juga mengimbau bahwa yang dikeluarkan oleh BMKG adalah prakiraan, bukan perkiraan. Prakiraan basisnya adalah data-data yang sudah ditelaah, sementara perkiraan tidak.
"Padahal peringatan dini BMKG adalah prakiraan. Dasarnya dari data dari satelit dan juga radar-radar yang tersebar di Indonesia. Jadi, mohon dengan sangat percayalah dengan prakiraan, bukan perkiraan," ungkapnya.
Dwikorita menyadari memang prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG bisa meleset datanya. Namun, semua tetap dilakukan dengan basis data yang menunjang.
"Memang bisa salah perhitungannya. Perhitungan itu bukan Tuhan. Jadi pasti ada akurasinya terbatas. Akirasi kami 80-85 persen. Jadi kalau ada meleset sekitar 10-15 persen," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
4 Faktor yang Membentuk Kepribadian Introvert Menurut Penjelasan Psikologi
Panser Biru Tanggapi Sanksi PSIS dan Larangan 6 Kali Away Usai Kericuhan di Ciamis
Ganggu Lingkungan Pemkot Surabaya Segel Usaha Potong Ayam di Tengah Kampung Bratang Gede
5 Kiat Introvert Menjadi Pemimpin Tangguh Tanpa Harus Mengubah Sifat Alami
Kenaikan Target Bansos 2026: Kemensos Wajibkan Registrasi Ulang Wajah
Prediksi Skor Flamengo vs Estudiantes: Misi Tuan Rumah Amankan Tiket Final Copa Libertadores 2026
Prediksi Skor PSBS Biak vs Barito Putera: Laskar Antasari Berpeluang Menang Telak
Prediksi Skor Alaves vs Malaga: Tuan Rumah Berpeluang Menang Satu Gol
Profil Kalam Salan, Anggota Parlemen Malaysia yang Kritik Prabowo Pakai Bahasa Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022