Gubernur DKI JAkarta Pramono Anung menjelaskan pelarangan penggunaan kembang api saat perayaan malam tahun baru di Jakarta, Senin (22/12/2025). (Masria Pane/Jawa Pos)
JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyambut positif pernyataan Presiden Prabowo Subianto. Meski berasal dari PDI Perjuangan (PDIP) yang berada di luar kabinet, Pramono menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah adalah harga mati demi kemajuan Jakarta.
Pramono menilai, dukungan Presiden kepada kepala daerah tidak boleh terhambat oleh sekat-sekat politik praktis atau perbedaan partai. Bagi Pramono, begitu seseorang menjabat sebagai pemimpin daerah, loyalitas utamanya adalah kepada rakyat dan tata kelola pemerintahan, bukan lagi instruksi partai semata.
"Kalau sudah jadi Gubernur, itu sudah enggak ada urusan dengan urusan kepartaian," ujar Pramono saat ditemui di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (6/1).
Ia menambahkan, harmoni antara Jakarta dan Istana sangat krusial agar program-program strategis bisa berjalan tanpa hambatan birokrasi yang tak perlu.
Bukan orang baru di lingkaran kekuasaan, Pramono mengaku sangat memahami cara berkomunikasi dengan pemerintah pusat. Pengalamannya sebagai Sekretaris Kabinet dan anggota parlemen selama puluhan tahun menjadi modal kuat.
"Apalagi saya 25 tahun ada di pemerintah pusat, sehingga dengan demikian pasti saya juga akan bekerja sungguh-sungguh untuk itu," ungkap Pramono.
Sejauh ini, ia merasa koordinasi dengan pemerintah pusat berjalan sangat mulus tanpa kendala politik yang berarti. "Alhamdulillah selama ini hampir semua program yang ada di Pemerintah DKI Jakarta mendapatkan support sepenuhnya dari pemerintah pusat," lanjutnya.
Pesan Persatuan dari Presiden Prabowo
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan bahwa persatuan nasional tidak harus berarti semua partai masuk ke dalam pemerintahan. Ia mencontohkan hubungannya dengan PDIP dan dukungannya kepada Pramono Anung di Jakarta.
Menurut Prabowo, kebersamaan antar-pemimpin adalah kunci utama kemakmuran Indonesia.
"Negara kita hebat, negara kita kaya, dan negara kita bisa lebih makmur lagi asal pemimpin-pemimpinnya bersatu, kerja sama," tutur Prabowo.
Secara blak-blakan, Prabowo menyatakan bahwa meski PDIP memilih posisi di luar pemerintahan, hal itu tidak menghalangi dirinya untuk mendukung Pramono memimpin Jakarta.
"Bersatu tidak berarti semua harus masuk pemerintah, tidak. PDI-P boleh di luar, boleh tapi kerja sama. Saya dukung Pramono jadi Gubernur DKI, betul," ungkap Prabowo.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
