ilustrasi lakalantas
JawaPos.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyerahkan sepenuhnya proses hukum kecelakaan yang menewaskan seorang pemotor muda dalam insiden maut di Jalan Pakubuwono, Jakarta Selatan.
Kecelakaan tragis ini menimpa M Akmal Haikal (21), seorang pengendara motor yang kehilangan nyawa setelah masuk ke kolong bus pada Rabu (17/12) pagi.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani membenarkan peristiwa ini melibatkan armada operator mitranya, Koantas Bima. Pihaknya mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas musibah ini.
"Transjakarta menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya pengendara motor, yang terlibat insiden dengan bus minitrans operator Koantas Bima (KBM 220020) rute 8E," ujar Ayu, Kamis (18/12).
Terkait kelanjutan kasus, Ayu menegaskan bahwa pihaknya bersikap kooperatif terhadap jalannya investigasi. Transjakarta memastikan tidak akan mencampuri urusan hukum dan membiarkan pihak berwajib bekerja.
"Saat ini kasusnya dalam penanganan Ditlantas Polda Metro Jaya," jelasnya.
Kronologi Kecelakaan: Korban Tergelincir Sebelum Terlindas
Berdasarkan data kepolisian, peristiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Korban yang mengendarai Honda Beat diduga hilang kendali saat melintasi tikungan di kawasan Pakubuwono.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, membeberkan bahwa kurangnya konsentrasi menjadi pemicu awal motor korban tergelincir.
"Saat sedang berjalan, karena kurangnya hati-hati dan konsentrasi saat berkendara, akhirnya kendaraan sepeda motor Honda Beat NRKB B-5329-SAR yang dikemudikan saudara MAH tergelincir dan terjatuh," ujar Ojo kepada wartawan, Kamis (18/12).
Detik-Detik Mencekam Terekam CCTV
Nahas, posisi jatuhnya korban tepat di depan bus Minitrans yang sedang melaju dari arah belakang. Rekaman CCTV di lokasi memperlihatkan betapa singkatnya waktu bagi pengemudi bus untuk bereaksi karena jarak yang sudah sangat dekat.
"Beberapa saat kemudian, dari arah belakang datang kendaraan bus Minitrans Jakarta NRKB B-7124-TAB yang dikemudikan saudara W. Karena jarak yang sudah begitu dekat, akhirnya Kendaraan Bus Minitrans Jakarta tidak dapat menghindar dan menabrak kendaraan sepeda motor," terang Ojo.
Akibat benturan keras tersebut, nyawa pemuda berusia 21 tahun itu tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
