
Ilustrasi kebakaran. (Antara)
JawaPos.com - Kebakaran hebat melanda kawasan Kalideres, Jakarta Barat, pada Selasa (16/12) siang. Setidaknya 10 warung semi permanen ludes dilalap si jago merah. Peristiwa ini diperkirakan menyebabkan kerugian material yang fantastis, mencapai Rp 390 Juta.
Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat, Suheri, mengonfirmasi insiden yang terjadi di Jl. Utan Jati RT.10 RW.11, Kel. Pegadungan, Kec. Kalideres. Dugaan sementara, api berasal dari aktivitas memasak.
Kronologi dan Dugaan Penyebab Kebakaran
Informasi mengenai kebakaran warung di Kalideres ini pertama kali diterima petugas pada pukul 13.18 WIB. Dugaan penyebab sementara insiden mengerikan ini adalah karena pemilik warung meninggalkan masakan mereka. Hal ini diperkuat kesaksian warga di lokasi.
"Sekitar pukul 13.00 WIB api terlihat dari dapur Warung madura lalu merambat ke bangunan lainnya dengan cepat karena bangunan semi permanen," ujar Suheri.
Api yang berasal dari dapur di warung itu dengan cepat menyambar bangunan lain karena sifatnya semi permanen. Ini membuat api sulit dikendalikan di awal kejadian. Area yang terbakar diperkirakan mencapai 300 m².
Petugas Pemadam Kebakaran (Gulkarmat) langsung bergerak cepat setelah menerima laporan. Mereka tiba di lokasi hanya dalam waktu 7 menit, pada pukul 13.25 WIB.
Untuk menaklukkan kobaran api yang membesar, Sudin Gulkarmat Jakarta Barat mengerahkan total 18 Unit mobil pemadam dan 90 Personel gabungan dari berbagai pos dan sektor. Bahkan, 14 Anggota Redkar (Relawan Pemadam Kebakaran) ikut membantu operasi.
Operasi pemadaman memakan waktu cukup lama. Tahap lokalisir baru tercapai pada pukul 13.49 WIB, dan pendinginan selesai pada 14.20 WIB.
"Seluruh operasi dinyatakan selesai pada pukul 14.58 WIB, dengan status akhir Hijau (Pemadaman selesai)," jelasnya.
Meskipun kobaran api menyebabkan kerugian material yang besar, Suheri memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.
"Korban jiwa dan luka nihil," katanya.
Namun, dampak dari musibah ini dirasakan oleh 4 Kepala Keluarga atau total 15 Jiwa yang kehilangan tempat usaha atau tempat tinggal. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 390 juta.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
