
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan warga pesisir ibu kota untuk mewaspadai potensi banjir rob yang diprediksi terjadi pada 4–6 Desember 2025. (Masria Pane)
JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan warga pesisir ibu kota untuk mewaspadai potensi banjir rob yang diprediksi terjadi pada 4–6 Desember 2025. Berdasarkan informasi yang diterima Pemprov DKI dari BMKG, puncak rob diperkirakan berlangsung pada 5 Desember sekitar pukul 09.30 WIB.
Atas kondisi itu, Pramono menyebutkan beberapa tanggul yang dipantau, yang jadi kewenangan Jakarta. Diantaranya, Muara Angke, Baywalk Pluit, Sunda Kelapa, Muara Baru (Kawasan Pelabuhan Perikanan), RE Martadinata (depan stadion JIS), dan Marunda Pulo.
Selain itu, Pemprov DKI juga memantau kebocoran yang belakangan viral terjadi di kawasan Nizam Zachman, Muara Baru, yang merupakan kewenangan Pelindo. Tanggul itu jadi kewenangan Pelindo karena masuk dalam Rencana Induk Pelabuhan.
"Sebenarnya bukan tanggung jawab kami. Tapi, saat ini, Sudin SDA Jakarta Utara sedang melakukan penanganan darurat bersifat sementara," terangnya.
Dengan begitu, kebocoran tersebut tidak berdampak banyak terhadap wilayah di sana. Namun, Pemprov DKI akan membantu penanganannya dengan kegiatan penambalan kebocoran tahun 2026.
Selain itu, untuk antisipasi banjir rob, Pemprov DKI juga disebutkannya akan terus melanjutkan pembangunan tanggul raksasa atau Giant Sea Wall yang dikenal dengan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD).
Berdasar data Pemprov DKI, total panjang tanggul NCICD yang harus dibangun Jakarta yakni sepanjang 28,2 kilometer (km). Dari jumlah itu, 11,8 kilometer sudah dibangun dan tersisa 19 kilometer.
Pada 2025, pembangunan NCICD difokuskan pada kawasan Ancol sepanjang 1,2 km, tanggul mitigasi Muara Angke 1,1 km, serta lanjutan tanggul Baywalk Pluit sepanjang 600 meter, dimana 400 meter telah selesai.
Pada 2026–2027, DKI juga akan melanjutkan pembangunan tanggul. Yakni, menganggarkan pembangunan lanjutan meliputi Pluit 530 meter, Muara Angke 350 meter, dan Kali Blencong 750 meter.
"Kekurangan (tanggul yang belum dibangun - Red) secara bertahap tentunya akan kami selesaikan. Mudah-mudahan, yang untuk tanggung jawab pemerintah pusat segera juga dilakukan. Karena memang ini sudah mendesak untuk segera dilakukan," jelasnya.
Memang pembangunan tanggul NCICD itu tidak hanya kewajiban Pemprov DKI, tetapi juga pemerintah pusat, termasuk BUMD dan BUMN.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
