
Peserta aksi Reuni Akbar 212 salat maghrib di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Mereka juga melakukan sholat ghaib untuk mendoakan para korban meninggal akibat bencana di Sumatera. (Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Ribuan massa aksi Reuni 212 menggelar sholat ghaib di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Selasa (2/12).
Hal ini dilakukan untuk mendoakan para korban bencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Sholat ghaib itu diimami oleh Habib Hamid bin Abdullah Alkaff di atas panggung.
"Kita sama-sama sholat ghaib untuk saudara-saudara kita korban bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat," ujar pembawa acara di atas panggung.
Panitia Reuni 212 juga menggalang dana untuk membantu para korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
"Penggalangan dana untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Aceh, di Sumatra Utara, Sumatra Barat," ujar Ketua Steering Committee Reuni 212 KH Ahmad Sobri Lubis di lokasi.
Ia menambahkan, sisa dana yang terkumpul nantinya juga akan diberikan bagi warga Palestina dan Sudan. Mengingat warga Islam di Palestina dan Sudan masih mengalami konflik.
"Insyaallah ta'ala kita ambil keberkahannya pada hari ini, semoga Allah catat itu semua sebagai andil jihad kita dalam rangka membantu," katanya.
Massa Reuni Akbar 212 di Monas, Jakarta Pusat, secara khusus menggelar doa bersama untuk para korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Selasa (2/12).
Momen doa yang dipanjatkan oleh massa 212 terasa begitu mendalam. Mereka memohon jutaan korban terdampak diberikan ampunan, kekuatan, dan kesabaran.
Diketahui, bencana di Sumatera ini telah menelan korban jiwa ratusan orang dan jutaan lainnya harus mengungsi.
"Ya Allah, mereka mengalami ya Allah. Kami mohon ampuni seluruh dosanya, maafkan semua kesalahannya, jadikan mereka sebagau syuhada di sisiMu ya Allah. Mereka yang sampai sekarang belum ditemukan, mereka yang dalam keadaan sakit, mereka yang belum menjumpai makanan dan minuman untuk keseharian mereka, mereka yang dalam keadaan kesulitan, kami mohon berikan kesabaran kepada mereka ya Allah, kekuatan kepada mereka ya Allah," ujarnya.
"Gantilah yang hilang dari mereka dengan yang lebih baik ya Allah, kuatkan iman Islam mereka ya Allah, angkat derajat mereka ya Allah," sambungnya.
Selain itu, mereka juga berdoa agar mereka yang menyebabkan bencana alam ini dibukakan mata hatinya.
"Bukakan mata hati orang-orang yang ikut andil menjadi penyebab musibah ini ya Allah. Ya Allah kami mohon ampuni dosa-dosa kami," tambahnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
