
Ilustrasi tawuran remaja
JawaPos.com - Tawuran antar warga pecah di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (24/11) malam. Insiden brutal yang melibatkan remaja ini bukan hanya menimbulkan keresahan, tetapi juga mengakibatkan kerusakan pada properti warga.
Lurah Menteng Indrawan Prasetiyo membenarkan adanya kerusakan akibat dari bentrokan tersebut. Sedikitnya tiga rumah terdampak.
"Ada 3 rumah warga yang rusak akibat lemparan batu dan petasan saat tawuran antar warga," ujar Indrawan, Selasa (25/11).
Pemicu Tawuran Remaja: Masalah Asmara dan Saling Ejek
Belum diketahui secara pasti apa pemicu utama bentrokan antara warga RW 08 Kelurahan Menteng (Menteng Jaya) dengan warga RW 06 Kelurahan Pegangsaan. Namun, informasi awal mengerucut pada masalah sensitif yang kerap memicu konflik di kalangan anak muda.
Indrawan mengungkap motif di balik tawuran Menteng ini. Diduga tawuran disebabkan akibat masalah asmara.
"Katanya gara - gara cewek. Yang terlibat tawuran itu remaja yang masih SMP dan SMA," katanya.
Ia menegaskan, jika terbukti terlibat, para pelajar itu akan dicabut Kartu Jakarta Pintar (KJP) miliknya.
"Kalau mereka nanti terbukti tawuran pasti akan ada sangsi pencabutan Kartu Jakarta Pintar (KJP)," tegas Indrawan.
Aksi tawuran di Jakarta Pusat ini menjadi sorotan karena melibatkan remaja di bawah umur, bahkan pelajar SMP dan SMA. Lebih parahnya, para pelaku juga menggunakan benda-benda berbahaya.
Indrawan mengatakan, remaja yang terlibat tawuran menggunakan senjata tajam (sajam), batu, dan petasan. Pihak kelurahan Menteng berencana segera membuat laporan resmi ke Polsek Metro Menteng terkait insiden ini.
Untuk meredam aksi serupa, ancaman sanksi serius disiapkan, yaitu pencabutan Kartu Jakarta Pintar (KJP) bagi pelajar yang terbukti terlibat.
Titik Rawan Dijaga Ketat Hingga Dini Hari
Menyikapi berulangnya kejadian, pihak Kelurahan Menteng dan Kelurahan Pegangsaan berkoordinasi untuk melakukan penjagaan intensif. Fokus pengamanan adalah di titik-titik rawan bentrokan.
"Kami akan lakukan penjagaan dari jam 10 malam hingga jam 3 pagi dini hari," ungkapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
