Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Oktober 2025 | 01.44 WIB

Bantah Informasi BMKG, Gubernur Pramono Klaim Cuaca Jakarta Masih Terpantau Normal

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Hanung Hambara/Jawa Pos) - Image

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - Cuaca di Jakarta dan sekitarnya terasa sangat panas pada beberapa hari terakhir. BMKG pun sudah menyatakan bahwa saat ini wilayah Jakarta dan sebagian besar wilayah Indonesia sedang mengalami kondisi yang cukup panas pada siang hari. Masyarakat diminta untuk mengurangi aktivitas luar ruang.

Pernyataan itu dibantah oleh Gubernur DKI Pramono Anung. Dia menyebut kondisi cuaca di Jakarta masih normal. ''Jakarta sampai hari ini tidak seperti yang dilaporkan, akan mengalami udara panas. Karena udara di Jakarta sekarang ini masih terpantau normal,'' terangnya pada Rabu (15/10).

Politikus PDI Perjuangan itu mengaku sudah berkoordinasi dengan BMKG. Dari BMKG didapatkan informasi terbaru. ''Dua, tiga, empat hari ke depan Jakarta curah hujannya adalah medium, menengah. Sehingga dengan demikian, mudah-mudahan Jakarta tidak ada hawa panas. Yang penting Jakarta bahagia, hatinya enggak panas lah gitu,'' katanya.

Terkait adanya imbauan BMKG untuk mengurangi aktivitas fisik di luar ruang, Pramono menyebut itu menjadi catatan bagi Pemprov DKI. ''Kalau Pemprov DKI sebenarnya, hampir aktivitasnya nggak terganggu, tetap saja seperti biasa. Tetapi, tentunya, apa yang menjadi peringatan BMKG, menjadi catatan kami,'' jelasnya.

ILUSTRASI: BMKG memperkirakan cuaca Jakarta sangat terik. Masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan. (Hanung Hambara/Jawa Pos)

Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Mohamad Yohan menuturkan, saat ini wilayah Jakarta dan sebagian besar Indonesia sedang mengalami kondisi suhu udara yang cukup panas pada siang hari sebagaimana informasi dari BMKG. 

''Hal ini disebabkan oleh posisi semu matahari yang sedang berada di sekitar wilayah Indonesia bagian selatan, termasuk Jakarta. Sehingga intensitas penyinaran matahari lebih tinggi dari biasanya,'' jelasnya.

Selain itu, kondisi atmosfer yang cenderung cerah berawan turut membuat radiasi matahari langsung terasa di permukaan. ''BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan menjaga kondisi tubuh saat beraktivitas di luar ruangan,'' katanya.

Selain itu dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk memastikan beberapa hal sebagai antisipasi cuaca panas. Di antaranya, membatasi aktivitas fisik berat di bawah sinar matahari langsung. Utamanya, pada pukul 10.00–16.00. Kedua, menggunakan pelindung diri seperti topi, payung, atau pakaian yang menutup tubuh saat berada di luar ruangan. Ketiga, meningkatkan asupan air putih untuk mencegah dehidrasi. Dan terakhir, tidak membakar sampah sembarangan.(rya)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore