
Guru besar UNJ James Tangkudung.
JawaPos.com–Salah satu guru besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ) James Tangkudung menyebutkan, pada peristiwa reformasi 1998, ketika masih menjadi mahasiswa pasca sarjana IKIP Jakarta turut dalam aksi turun ke jalan.
Bahkan pada masa itu, dia datang dengan membawa mobil ambulans yang berisi makanan dan spanduk yang tertulis Milenia Baru, Presiden Baru. Ketika James sampai di gedung parlemen tersebut, belum ada mahasiswa lain yang berhasil masuk.
”Di dalam ambulans itu banyak makanan dari restoran padang dan spanduk yang kami pasang saat itu tertulis Milenia Baru, Presiden Baru,” kata James Tangkudung dalam agenda Dies Natalis ke-59 Universitas Negeri Jakarta, Jakarta Timur.
James menyebut, saat peristiwa reformasi 1998 itu bergelora, dia telah mempersiapkan dan membawa spanduk yang tertulis Milenia Baru, Presiden Baru. ”Jadi pada Mei, saya (sebagai) ketua forum komunikasi mahasiswa pasca sarjana se-Jakarta, pada waktu itu saya dari IKIP Jakarta. Kita mendengar bahwa teman-teman BEM S1 sudah siap mau demonstrasi tentang penembakan yang terjadi, (sebagai bentuk) protes lah. Kami bergerak,” ujar James Tangkudung.
James mengatakan, pada masa itu, mahasiswa IKIP Jakarta datang membawa spanduk hitam dan memasang di tebing gedung DPR. ”Spanduk itu dibawa menggunakan ambulans yang juga membawa makanan nasi padang,” ucap James Tangkudung.
Setelah tiba, James dan mahasiswa IKIP lain langsung mendatangi gedung parlemen itu. Mereka pun berhadapan langsung dengan aparat keamanan.
”Sampai di sana, saya (sebagai) ketua forum ditodong (senapan), saya (berada) di depan. Saya ditodong 2 senjata api, sebelah kiri dan kanan,” kenang James Tangkudung.
Situasi pada saat pergerakan reformasi tersebut sangat mencekam. Saat itu, James melihat mahasiswa IKIP Jakarta dipopor (senjata) masuk ke dalam saluran air.
”Saya kan harus bergerak untuk protes, karena yang lain ditembak dan pembakaran di mana-mana. Sebagai ketua kita jalan lah ke sana. Kemudian saya maju, (justru) ditekan 2 bayonet oleh tentara. Kiri dan kanan, saya bergerak tidak bisa,” ujar James Tangkudung.
James berpesan kepada mahasiswa era milenial saat ini untuk terus berbuat baik dan menerapkan kejujuran.
”Saya menerapkan kepada mahasiswa saya untuk jalan lurus. Jadi generasi muda ini, generasi milenial. Negara kita kaya, negara kita ini aman, tolong dimajukan. Kan target kita 2045 mencapai adil dan makmur. Untuk mencapai target ini, kita harus berjuang. Saya sebagai guru besar, saya mau para mahasiswa menjaga kedamaian dan kesatuan NKRI guna mencapai target adil dan makmur,” ucap James Tangkudung.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
