
ILUSTRASI. Suasana dari ketinggian Stasiun Cisauk, Tangerang, Banten, Selasa (16/9/2025). Stasiun Cisauk menjadi percontohan pengembangan TOD. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Jakarta segera memiliki kawasan super terintegrasi di jantung kota. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mengebut pengembangan kawasan berorientasi transit (Transit-Oriented Development/TOD) Dukuh Atas.
Proyek ini dirancang untuk menyatukan empat moda transportasi berbasis rel yakni MRT, LRT, KRL, dan kereta bandara. Target penyelesaian ditetapkan pada tahun 2027.
Menteri Perhubungan Dudy Puwagandhi menjelaskan, kawasan TOD Dukuh Atas akan menjadi pusat integrasi transportasi publik yang modern dan nyaman.
"Harapan kami, kawasan TOD Dukuh Atas, kemudian juga menyatukan stasiun Karet dengan Sudirman, dalam waktu cepat bisa kami realisasikan," ujar Menhub Dudy, Senin (29/9).
Dudy menegaskan, proyek ini tak hanya soal kemudahan akses transportasi, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat Jakarta.
"Kami akan tindak lanjuti terus perkembangannya, sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat berkaitan dengan transportasi publik yang semakin nyaman, dapat bisa kami realisasikan dengan cepat," katanya.
Menurut Dudy, kawasan terintegrasi ini akan membawa banyak manfaat, mulai dari peningkatan frekuensi layanan transportasi, keandalan, keselamatan, hingga kenyamanan penumpang.
Selain itu, konektivitas transportasi yang semakin baik juga diharapkan dapat meningkatkan nilai properti di sekitar kawasan strategis.
TOD Dukuh Atas juga akan mendorong investasi swasta, menciptakan lapangan kerja baru, dan memberikan efisiensi waktu bagi pengguna transportasi publik. Dalam jangka panjang, hal ini akan menunjang keberlanjutan finansial sektor transportasi di Ibu Kota.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turut memaparkan perkembangan dua proyek besar transportasi berbasis rel, yakni MRT dan LRT Jakarta. Dengan sinergi antara pusat dan daerah, Jakarta diharapkan segera memiliki sistem transportasi publik yang lebih cepat, efisien, dan berkelanjutan.
"Pada pertemuan ini, kami juga melaporkan mengenai MRT fase ekstransi dari Bundaran HI ke Kota yang sekarang ini perkembangannya sudah berjalan dengan baik. Kemudian juga LRT dari Kelapa Gading hingga Manggarai yang kemajuannya melebih dari apa yang direncanakan," tambah Pramono.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
