Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 September 2025 | 02.53 WIB

TOD Dukuh Atas Bakal jadi Pusat Integrasi 4 Moda Transportasi di Jakarta

ILUSTRASI. Suasana dari ketinggian Stasiun Cisauk, Tangerang, Banten, Selasa (16/9/2025). Stasiun Cisauk menjadi percontohan pengembangan TOD. (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

ILUSTRASI. Suasana dari ketinggian Stasiun Cisauk, Tangerang, Banten, Selasa (16/9/2025). Stasiun Cisauk menjadi percontohan pengembangan TOD. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Jakarta segera memiliki kawasan super terintegrasi di jantung kota. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mengebut pengembangan kawasan berorientasi transit (Transit-Oriented Development/TOD) Dukuh Atas.

Proyek ini dirancang untuk menyatukan empat moda transportasi berbasis rel yakni MRT, LRT, KRL, dan kereta bandara. Target penyelesaian ditetapkan pada tahun 2027.

TOD Dukuh Atas Satukan Stasiun Karet dan Sudirman

Menteri Perhubungan Dudy Puwagandhi menjelaskan, kawasan TOD Dukuh Atas akan menjadi pusat integrasi transportasi publik yang modern dan nyaman.

"Harapan kami, kawasan TOD Dukuh Atas, kemudian juga menyatukan stasiun Karet dengan Sudirman, dalam waktu cepat bisa kami realisasikan," ujar Menhub Dudy, Senin (29/9).

Dudy menegaskan, proyek ini tak hanya soal kemudahan akses transportasi, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat Jakarta.

"Kami akan tindak lanjuti terus perkembangannya, sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat berkaitan dengan transportasi publik yang semakin nyaman, dapat bisa kami realisasikan dengan cepat," katanya.

Menurut Dudy, kawasan terintegrasi ini akan membawa banyak manfaat, mulai dari peningkatan frekuensi layanan transportasi, keandalan, keselamatan, hingga kenyamanan penumpang.

Selain itu, konektivitas transportasi yang semakin baik juga diharapkan dapat meningkatkan nilai properti di sekitar kawasan strategis.

TOD Dukuh Atas juga akan mendorong investasi swasta, menciptakan lapangan kerja baru, dan memberikan efisiensi waktu bagi pengguna transportasi publik. Dalam jangka panjang, hal ini akan menunjang keberlanjutan finansial sektor transportasi di Ibu Kota.

Gubernur Pramono: MRT dan LRT Jakarta Terus Dikebut

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turut memaparkan perkembangan dua proyek besar transportasi berbasis rel, yakni MRT dan LRT Jakarta. Dengan sinergi antara pusat dan daerah, Jakarta diharapkan segera memiliki sistem transportasi publik yang lebih cepat, efisien, dan berkelanjutan.

"Pada pertemuan ini, kami juga melaporkan mengenai MRT fase ekstransi dari Bundaran HI ke Kota yang sekarang ini perkembangannya sudah berjalan dengan baik. Kemudian juga LRT dari Kelapa Gading hingga Manggarai yang kemajuannya melebih dari apa yang direncanakan," tambah Pramono.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore