Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 September 2025 | 19.51 WIB

KDM Ancam Cabut Izin Tambang Perusak Parung Panjang, Netizen: Negara Tidak Boleh Kalah Sama Mafia

Foto udara salah satu lahan tambang batu di Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/8/2025). (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Foto udara salah satu lahan tambang batu di Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/8/2025). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com-Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM, memberikan tanggapan atas kekacauan yang terjadi di Parung Panjang akibat perusahaan tambang tidak henti berulah. Dedi Mulyadi bahkan mengancam akan mencabut izin perusahaan pelanggar aturan.

Atas pernyataan tegas yang diungkapkan Dedi Mulyadi melalui unggahannya di Instagram, banyak netizen dan warga Parung Panjang menyerbu unggahan tersebut. Mereka meminta pria yang kerap disapa KDM untuk membuktikan sikap tegasnya lewat tindakana nyata, bukan omong doang alias omdo.

"Negara tidak boleh kalah sama mafia kang @dedimulyadi71," komentar salah satu netizen pada kolom komentar.

"Ditunggu langkah nyatanya kang, demi warga," timpal yang lainnya. 

"Turun ke lapangan, tindak tegas! Jangan cuma ngomong doang."

Warga Parung Panjang mendesak Dedi Mulyadi untuk mempidanakan pengusaha tambang yang menciptakan kekacauan dengan melanggar aturan.

"Tolong pak ditindak, jangan janji-janji aja. Kami warga Parung Panjang sudah capek pak setiap hari seperti ini,"pinta Rio Prasetyo ke Dedi Mulyadi.

"Tutup saja cabut izin tambangnya kalau memang tidak taat aturan dan merugikan masyarakat," timpal yang lainnya.

"Pidanakan pak, jalan rusak mereka diam. Pada akhirnya Pemprov juga yang gelontorkan dana puluhan miliar untuk perbaikan." 

Neizen lainnya menganggap pernyataan Dedi Mulyadi omdo mengingat palu kebijakan sepenuhhnya berada di tangannya. Jika Dedi Mulyadi memang benar-benar serius, seharusnya dia tidak perlu bicara dengan kata-kata, tapi membuktikannya dengan tindakan. 

Mereka mengalami trust issue terhadap pemerintah setelah bertahun-tahun hanya diiming-imingi dengan janji manis. 

"Jika tidak ada pejabat yang mampu membantu rakyat. Maka Rakyat sendiri yang harus turun tangan!," komentar salah satu netizen pada kolom komentar Dedi Mulyadi.

"Kita warga butuh bukti pak, bukan hanya sekedar omon-omon @dedimulyadi71," timpal yang lainnya. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore