Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 September 2025 | 22.08 WIB

Evaluasi 6 Rute Transjabodetabek, Perlu Perkuatan Dengan Feeder, Targetkan 10 Rute Beroperasi Tahun Ini

Transjabodetabek jadi andalan warga pelaju daerah penyangga Jakarta. (Hanung Hambara/Jawa Pos) - Image

Transjabodetabek jadi andalan warga pelaju daerah penyangga Jakarta. (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com — PT Transportasi Jakarta (TJ) menargetkan sepuluh rute Transjabodetabek bisa beroperasi tahun ini. Saat ini baru enam rute yang dibuka. seluruhnya masih terus dievaluasi.

Perinciannya, S61 rute Blok M–Alam Sutera, B41 Vida Bekasi–Cawang, T31 PIK 2–Blok M, P11 Bogor–Blok M, D41 Sawangan–Lebak Bulus, dan B25 rute Galunggung (Dukuh Atas)-Terminal Bekasi.

Direktur Operasional dan Keamanan PT TJ Daud Joseph menuturkan, evaluasi terhadap enam rute tersebut terus dilakukan. Hasil evaluasi awal, seluruh rute menunjukkan perkembangan positif.

''Kami melihat rute-rute ini sudah menjangkau wilayah yang cukup luas. Namun tetap perlu diperkuat dengan keberadaan feeder (pengumpan) di dalam kota masing-masing,'' ujarnya.

Dia mencontohkan layanan di Vida Bekasi. Selama ini, warga Bekasi yang menggunakan layanan itu berasal dari berbagai titik. Jika disediakan feeder, efektivitas layanan akan meningkat karena akan semakin banyak orang yang bisa menggunakan layanan itu.

''Jadi, tinggal feeder di dalam kota Bekasi yang harus menjadi supplier (penumpang) ke Vida Bekasi, ke Terminal Bekasi, maupun ke Summarecon,'' jelasnya.

Sementara untuk rute yang akan dibuka, Josh -sapaan Daud Joseph- mengakui masih ada beberapa yang belum terjangkau di wilayah Bodetabek. Di antaranya, Cikarang dan Cibitung.

''Nah, inilah yang akan kami rekomendasikan kepada Dinas Perhubungan DKI,'' lanjutnya.

Wilayah-wilayah itu juga disebutkan sangat dimungkinkan untuk dibuatkan feeder ke rute Transjabodetabek yang sudah ada. Baik melalui Vida Bekasi maupun Terminal Bekasi.

''Apakah wilayah itu perlu kami tambahkan rute baru, tentu Dinas Perhubungan yang akan menyiapkan kajiannya terlebih dahulu,'' jelasnya.

Lebih lanjut, untuk hasil evaluasi Transjabodetabek, Josh mengakui, jumlah penumpangnya stagnan, yakni di angka 3.000 penumpang per hari.

Hal tersebut juga pernah disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Dengan adanya feeder, maka bisa meningkatkan jumlah penumpang dari kawasan tersebut.

Josh juga menyebut, pihaknya bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta masih mengkaji potensi pengembangan rute dari Terminal Bekasi ke sejumlah perumahan di sepanjang Jalan Kalimalang.

Seperti Perumnas, Galaxy, dan Lagoon. “Mungkin sebelum masuk tol, bisa singgah dulu ke perumahan-perumahan tersebut,” katanya.

Berbanding terbalik dengan layanan ke Terminal Bekasi, Transjabodetabek yang melayani rute Bogor menunjukkan jumlah penumpang yang terus meningkat.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore