Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 Agustus 2025 | 16.47 WIB

Layanan MRT Jakarta Masih Terganggu Aksi Demo, Penumpang Hanya Bisa Naik dari Lebak Bulus ke Blok M

Rangkaian kereta MRT Jakarta melintas. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Rangkaian kereta MRT Jakarta melintas. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Warga Jakarta yang mengandalkan MRT pagi ini, Sabtu (30/8), masih harus menghadapi perubahan jadwal perjalanan. PT MRT Jakarta mengumumkan penyesuaian pola operasional akibat masih panasnya situasi aksi unjuk rasa di kawasan Polda Metro Jaya dan Senayan.

Untuk sementara, MRT hanya beroperasi dengan skema short loop, yakni dari Stasiun Lebak Bulus Grab hingga Stasiun Blok M BCA. Rute menuju pusat kota—mulai Stasiun ASEAN hingga Bundaran HI—tidak dapat diakses penumpang.

Plt Kepala Divisi Corporate Secretary MRT Jakarta, Ahmad Pratomo, menjelaskan, penyesuaian dilakukan demi keamanan dan kenyamanan pengguna transportasi umum. 

“MRT tetap beroperasi mulai pukul 06.00 WIB dengan pola layanan terbatas. Evaluasi kondisi lapangan akan dilakukan secara berkala,” ujar dia melalui keterangannya.

Dalam pola short loop ini, kereta tetap berangkat setiap 10 menit. Namun, beberapa stasiun yang dekat dengan titik demonstrasi, seperti Senayan dan Istora, masih ditutup karena alasan keamanan. 

Jika situasi memungkinkan, layanan penuh (full loop) bisa kembali dibuka, meski dengan skema skip station di dua stasiun tersebut.

Penyesuaian ini berdampak pada ribuan penumpang yang biasanya mengandalkan jalur MRT menuju kawasan perkantoran Sudirman–Thamrin. Banyak pengguna diminta mencari alternatif transportasi lain, seperti TransJakarta atau KRL, yang rutenya masih beroperasi normal.

Situasi kian rumit setelah Stasiun MRT Istora Mandiri yang berada di depan Polda Metro Jaya mengalami perusakan oleh massa aksi. Sejumlah kaca pecah, besi stasiun dicabut, bahkan massa sempat mencoba membakar fasilitas, meski api tidak sampai menyambar.

Kondisi ini berhubungan erat dengan gelombang demonstrasi sejak Kamis (28/8) yang dipicu oleh tragedi tewasnya driver ojek online, Affan Kurniawan, usai terlindas kendaraan taktis Brimob di kawasan Pejompongan. Sejak itu, Jakarta Pusat dan Selatan terus menjadi pusat konsentrasi massa.

MRT Jakarta menegaskan akan terus berkoordinasi dengan aparat keamanan sebelum memutuskan normalisasi layanan. Hingga ada pemberitahuan resmi lebih lanjut, pengguna disarankan memantau perkembangan lewat kanal informasi resmi MRT Jakarta agar bisa menyesuaikan perjalanan.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore