Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Agustus 2025 | 22.26 WIB

Bekasi Color Run LightFest 2025 Ditolak MUI Ada Unsur LGBT, Panitia Pastikan Jalan Terus

Ilustrasi LGBT - Image

Ilustrasi LGBT

JawaPos.com - Event Bekasi Color Run LightFest 2025 menuai polemik. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi meminta agar acara tersebut tidak dapat dilaksanakan. Namun, panitia penyelenggara bersikeras event tetap berlangsung sesuai jadwal.

Dilansir dari Radar Bekasi (JawaPos Group), Ketua MUI Kota Bekasi, Saifuddin Siroj, mengungkapkan keputusan ini diambil setelah rapat bersama Badan Kesbangpol Kota Bekasi.

Terdapat dua alasan dibalik penolakan Bekasi Color Run LightFest 2025. Pertama, karena dianggap terindikasi mengandung unsur LGBT. Kedua, dinilai mubazir dan tidak mendidik bagi generasi muda.

"Karena itu terindikasi ada unsur LGBT, yang kedua itu terindikasi mubazir dan tidak mendidik generasi muda," ujarnya dikutip JawaPos.com, Rabu (20/8).

Menurutnya, Color Run tidak ada kaitannya dengan olahraga dan hanya sebatas hiburan.

"Tidak, tidak ada unsur olahraga itu, itu cuma hura-hura. Dan tidak ada dasar-dasar yang melegalkan kegiatan-kegiatan seperti itu," sambungnya.

Saifuddin menambahkan, Bekasi masih memiliki banyak kegiatan tradisional yang bisa dijalankan.

“Masih banyak kegiatan-kegiatan tradisional kita di Kota Bekasi kok, masa kegiatan luar seperti itu,” imbuhnya.

Panitia Bantah: Event Tetap Jalan

Berbeda dengan MUI, pihak panitia menyatakan acara Bekasi Color Run LightFest 2025 tetap digelar pada Minggu, 7 September 2025.

"Tidak batal," tulis panitia kepada Radar Bekasi melalui pesan langsung akun Instagram @colorrunlightfest, Kamis (14/8).

Panitia membantah pernyataan MUI yang menyebut acara ini terindikasi LGBT.

"Apa yang diberitakan tidak sesuai, mungkin itu tanggapan dari MUI," jelas panitia.

Pihak penyelenggara juga menegaskan Color Run sudah sering digelar di berbagai kota besar di Indonesia dengan antusiasme tinggi.

"Selama ini kami menyelenggarakan kegiatan tidak hanya di Bekasi saja. Track record kami juga sudah banyak di kota kota besar dan jumlah antuasme dari peserta juga ramai," ungkap panitia.

Panitia juga menepis tudingan bahwa event berkaitan dengan LGBT.
"Perkara hanya kata ‘color run’ saja dianggap LGBT, padahal event kita hanya fun run 5k saja," imbuhnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore