
Photo
JawaPos.com - Lima tahun sudah program rumah DP 0 rupiah era Gubernur Anies Baswedan sudah berlangsung. Namun, belum banyak penghuni yang menempati rumah di hunian Samawa itu.
Banyak fasilitas yang dahulu bagus, kini kondisinya sangat memprihatinkan. Para warga pun mengeluh kepada pengelola karena tidak ada perawatan untuk mengelola rumah Dp 0 rupiah tersebut.
Salah satu penghuni rumah yang berada di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur itu, Widya Tari, 34, mengungkapkan kekecewaannya setelah membeli unit rumah Dp 0 rupiah itu. Menurutnya, pada saat awal membeli, memang kondisi rumah dengan luasan seperti studio atau sekitar 18 meter persegi.
"Awalnya enak, cuman kok lama-lama begitu. Banyak banget keluhan sudah saya sampaikan di Jaki dua kali dan ditanggapi. Namun, penanganannya belum ada hingga saat ini," kata wanita yang akrab disapa Tari itu kepada JawaPos.com, Selasa (5/8).
Ibu dari dua orang anak itu menurutkan, kalua pengelolaan dari rumah Dp 0 rupiah sangat buruk. Bahkan, ada satu lampu yang mati saja di bagian Lorong tidak langsung diganti. "Masang lampu satu mati, masa nunggu anggaran dari Pemda dulu baru dibetulin. Suka bingung kita penghuni disini," ucapnya.
Yang paling parah, kata dia, air PAM yang berada di rumah itu sudah sangat keruh dan mengeluarkan bau yang kaya gas bocor. Bahkan, cacing-cacing keluar dari air tersebut.
Alhasil, untuk mandi saja mereka menggunakan air isi ulang. "Air keruh dan bau banget disini. Kasian kan disini banyak anak bayi. Sehingga, kita pakai air galon untuk mandi," keluhnya.
Selain masalah air, ungkap Tari, masalah lain yang paling mengkhawatirkan adalah persoalan lift. Menurutnya, lift sering mati listrik. Sehingga, membuat para penghuni ketakutan untuk menaiki lift tersebut.
"Disini tuh banyak anak kecil dan lansia. Kemarin (beberapa Waktu lalu), lift mati sampai 15 menit. Tapi, BM-nya malah bilang, "kan cuma 15 menit"," tuturnya.
Dia berharap persoalan para penghuni rumah Dp 0 rupiah bisa segera ditanggapi oleh pihak terkait. Sehingga, mereka bisa tinggal dengan tenang.
JawaPos.com mencoba mengkonfirmasi pihak terkait. Tapi, hingga saat ini belum ada jawaban. Sementara itu, Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, mengaku akan segera menindaklanjuti keluhan tersebut.
"Akan segera saya dorong untuk diperbaiki oleh Dinas Perumahan," kata Munjirin kepada JawaPos.com.
Perluas Rumah Dp 0 rupiah
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (dua kiri) bersama Walikota Jakarta Timur Munjirin (tiga kiri) melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Septic Tank Komunal berbasis teknologi tepat guna biogas di Rusunami Bidara Cina, Jakarta, Seni
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mensyaratkan ketersediaan lahan jika ingin melanjutkan hunian program uang muka Rp 0 (DP 0 Rupiah) untuk memberikan akses kembali terhadap rumah layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah di daerah itu.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
