Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 Juli 2025 | 18.23 WIB

Pencarian Pemancing di Bogor yang Tertimbun Longsor dan Hilang Dilanjutkan, Saksi Ungkap Telah Beri Peringatan

ILUSTARSI: Tim Gabungan TNI-Polri dan Basarnas mencari korban tertimbun longsor.  (Sofan/ Jawa Pos Radar Mojokerto) - Image

ILUSTARSI: Tim Gabungan TNI-Polri dan Basarnas mencari korban tertimbun longsor. (Sofan/ Jawa Pos Radar Mojokerto)

JawaPos.com – Detik-detik tragis dialami seorang pria asal Bojonggede, Kabupaten Bogor. Ketika sedang asyik memancing saat hujan deras mengguyur kawasan Megamendung, pria ini tiba-tiba terseret longsor dan hingga kini belum ditemukan. Pencarian pun dilanjutkan pada hari ini, setelah tak ada hasil saat pencarian kemarin (6/7).

Komandan Kompi (Danki) BPBD Kabupaten Bogor Jalaludin menuturkan, korban bernama Oden Sumantri ,47, warga Kampung Kelapa RT 04 RW 04, Desa Rawapanjang, Bojonggede. “Nama lengkapknya Oden Sumantri, hilang mengenakan berpakaian baju warna putih,” ujar Jalal dikutip dari Radar Bogor, Senin, (6/7).

Menurut Jalal, pencarian sudah dilakukan sejak Minggu pagi sekitar pukul 09.40 WIB. Namun, hingga sore hari jasad korban belum berhasil ditemukan. Upaya pencarian pun sementara dihentikan karena kondisi cuaca yang tidak bersahabat.

“Iya pukul 16:00 WIB pencarian dihentikan dikarenakan cuaca yang kurang kondusif. Pencarian dilanjut Senin (7/7),” jelas Jalal.


Kronologi Pemancing di Bogor Tertimpa Longsor 

Diketahui, musibah itu terjadi pada Sabtu petang (5/7), sekitar pukul 18.30 WIB di Kampung Ciletuh, Desa Cipayung Girang, Megamendung. Saat itu hujan deras mengguyur dan menyebabkan tebing di belakang kolam pemancingan tiba-tiba longsor.

Korban yang tengah duduk di pinggir kolam Gang Dolar langsung terseret ke aliran deras Sungai Ciesek. Tragisnya, korban sudah sempat diperingatkan untuk pindah tempat karena air mulai naik.

“Sebelumnya korban sudah diperingatkan untuk pindah karena air sungai mulai naik. Tapi dia tetap memilih bertahan di tempat duduknya,” ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani.

Peringatan itu datang dari pengelola pemancingan, Mukti, yang melihat debit air meningkat drastis tanda bahaya longsor mengintai. Namun korban tetap duduk di tempatnya hingga akhirnya terseret longsor.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore