
Pihak kepolisian dari Polres Metro Tangerang Selatan mengurai kemacetan parah di Jalan Raya Serpong diduga akibat komunitas motor RX King, Minggu (6/7). (Istimewa)
JawaPos.com - Kemacetan parah terjadi di Jalan Raya Serpong, Tangerang Selatan, pada Minggu (6/7). Kemacetan tersebut diduga dipicu oleh konvoi komunitas motor RX King.
Pihak kepolisian dari Polres Metro Tangerang Selatan langsung bergerak cepat untuk mengatasi kemacetan tersebut. Kasi Humas Polres Tangsel, AKP Agil Sahril, menyampaikan bahwa sejumlah personel telah diterjunkan ke lokasi kemacetan guna mengurai kepadatan.
“Terkait dengan adanya arus arus lalulintas yang tersendat di Jalan Raya Serpong pada siang hari Minggu, 6 Juni 2025, Petugas dari Polsek Serpong, Petugas Sat Lantas dan Petugas Sat Samapta Polres Tangerang Selatan telah melakukan upaya-upaya pengaturan arus Lalu lintas dan pengamanan di titik lokasi kemacetan," kata AKP Agil Sahril dikonfirmasi, Minggu (6/7).
Ia memastikan, situasi lalu lintas perlahan sudah mulai berangsur normal setelah mendapat penanganan langsung dari aparat Kepolisian.
"Kemudian perlahan situasi arus lalu lintas saat ini sudah mulai berangsur normal, tertib dan lancar,” ujar Agil Sahril.
Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan kemacetan parah yang terjadi di Jalan Raya Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) diduga akibat ramainya konvoi motor Yamaha RX King.
Salah satu pihak yang menyuarakan keresahan itu yakni, politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kokok Herdhianto Dirgangantoro. Ia menyebut, konvoi motor RX King itu mengakibatkan kemacetan parah dari arah Alam Sutera menuju BSD dan sebaliknya.
"Jalan raya Serpong dari Alam Sutera ke BSD macet. Banyak konvoi RX King di kanan kiri jalan. Parkir seenaknya, berisik, jorok buang sampah sembarangan, lawan arus, ada yg gak pakai spion, gak pakai plat nomor. Gak ada polisi menertibkan," ucap Kokok Herdhianto dalam cuitan pada media sosial X, Minggu (6/7).
Ia menyesalkan tindakan para komunitas pemotor RX King yang telah meresahkan warga sekitar. Meski menimbulkan kemacetan parah, namun ia menyebut tidak terlihat tindakan kepolisian maupun aparat lain untuk membubarkannya.
"Ini kenapa cuma komunitas RX King saja yang ada di raya Serpong? Harusnya sekalian komunitas sound horeg dan knalpot brong. Kalau mau bikin gila masyarakat tuh yg tuntas sekalian," cetusnya.
Menurutnya, banyak dari para komunitas RX King itu juga membawa pasangan dan anaknya. Bahkan, mereka terlihat kebut-kebutan hingga menggeber-geberkan gas motornya kepada para pengendara lain.
"Iya tadi aku lihat ada yg pasangan bawa anak kecil," pungkasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
