
proyek perumahan Umma Arsa di kawasan Jl Lingkar Kebayunan, Tapos, Depok, Senin (26/5). (Istimewa)
JawaPos.com–Di tengah kondisi daya beli masyarakat yang cenderung menurun, pengembang perumahan tetap percaya diri jika produk mereka tetap laku di pasaran.
Salah satunya PT Karabha Digdaya yang baru saja meluncurkan proyek perumahan perdana mereka di kawasan Jl Lingkar Kebayunan, Tapos, Depok, Senin (26/5). Direktur Utama PT Karabha Digdaya Trisnadi Yulrisman menyampaikan, peluncuran proyek ini menandai langkah awal perusahaannya sebagai developer mandiri di sektor properti.
”Ini adalah grand launching dari Umma Arsa. Ini proyek pertama kami untuk menjadi developer mandiri,” ujar Trisnadi Yulrisman kepada awak media.
Meski diakui bahwa daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih, Trisnadi tetap optimistis bahwa pasar hunian, khususnya di wilayah Depok, masih menjanjikan. Keyakinan tersebut didasari pada tren permintaan rumah yang tetap tumbuh, terutama di segmen menengah.
Hal itu didasari pengalaman sebelumnya di tengah resesi pada pandemi Covid lalu. ”Saat Covid lalu, rumah menengah dan MBR masih tetap laku. Ini jadi alasan kami fokus ke pasar menengah,” jelas Trisnadi Yulrisman.
Dia menambahkan, prospek penjualan rumah di Depok tetap kuat karena pertumbuhan penduduk dan pengembangan wilayah yang signifikan.
”Depok memiliki potensi besar. Ditambah lagi, di ruang usaha kami yang lain juga memiliki mitra lapangan golf yang membuka banyak lapangan kerja," ungkap Trisnadi Yulrisman.
Umma Arsa dibangun di atas lahan sekitar 1,1 hektare dengan total 61 unit rumah, yang terdiri dari tiga tipe. Yakni tipe 51, tipe 70, dan tipe 90. Menjawab kebutuhan konsumen akan hunian yang nyaman, proyek ini juga dilengkapi berbagai fasilitas seperti ruang komunal, taman bermain, ruang terbuka hijau, sistem keamanan 24 jam, serta jaringan utilitas bawah tanah yang rapi tanpa kabel menggantung.
”Dengan tetap menyasar segmen menengah yang dinilai stabil, kami yakin bahwa proyek ini akan disambut positif oleh pasar, meskipun kondisi ekonomi belum sepenuhnya stabil,” ucap Trisnadi Yulrisman.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
