
Presiden Prabowo menerima perwakilan driver ojol di istana. (Tangkapan layar YouTube Setpres)
JawaPos.com - Hari ini Selasa (20/5), pengemudi ojol alias ojek online melakukan demonstrasi besar-besaran di Jakarta.
Para pengemudi ojol dari daerah penyangga seperti Bogor, Tangerang, Depok dan Bekasi berdatangan dan berunjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat.
Selain ojol, taksi online atau taksol juga melakukan aksi serupa. Tuntutannya sama. Para mitra pengemudi angkutan daring ini menuntut pemerintah untuk bertindak tegas terhadap dugaan pelanggaran potongan komisi yang dilakukan aplikator.
Pada demo hari ini, para pengemudi ojol ini mengancam untuk serentak mematikan aplikasi mereka. Sehingga masyarakat tidak bisa mendapatkan pengemudi dalam waktu cepat.
Walaupun banyak yang melakukan aksi demonstrasi, tampaknya tak sedikit juga pengemudi ojol yang memilih tetap narik. Trending di X, #OjolTetapNarik menjadi bukti bahwa tak semua ojol ikut demonstrasi hari ini di Jakarta dan beberapa kota lainnya.
Banyak warganet yang memang membagikan pengalaman mereka naik ojol hari ini. Sebagian memang agak susah dapat pengemudi. Selain itu, ojol yang nggak ikut demo hari ini juga banyak yang tidak mengenakan atribut.
"Orang boleh punya pendapat, tapi kita punya jalan sendiri untuk mencari nafkah. Jangan biarkan keramaian mengalihkan fokus kita. Tetap narik, tetap hidup dengan penuh tanggung jawab. #OjolTetapNarik," komentar pengguna X dengan akun @haqiqi_mqrobin.
Trending topik tersebut di X juga diisi komentar sama lainnya. Banyak ojol yang tetap narik hari ini dikarenakan tetap harus punya pendapatan untuk dibawa pulang ke rumah.
"Mending fokus cari penumpang, tiap orderan rejeki langsung masuk rekening #OjolTetapNarik," komentar pengguna X dengan akun @ssojungc.
Sebelumnya diberitakan, aksi ini akan diikuti oleh lebih dari 25 ribu pengemudi ojol dari berbagai penjuru kota di Pulau Jawa dan sebagian Sumatera yang telah masuk wilayah Jakarta secara bertahap.
Para peserta aksi sudah mulai berkumpul di sejumlah basecamp komunitas ojol di lima wilayah Jakarta, yakni Pusat, Utara, Selatan, Timur, dan Barat.
Salah satu tuntutan para pengemudi ojol adalah meminta Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjatuhkan sanksi tegas kepada perusahaan aplikasi yang melanggar regulasi.
Yaitu Permenhub PM Nomor 12 Tahun 2019 dan Kepmenhub KP Nomor 1001 Tahun 2022.
Pengemudi ojol juga mendesak Komisi V DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan yang melibatkan Kemenhub, asosiasi pengemudi, dan pihak aplikator. Dan, pengemudi ojol meminta supaya potongan aplikasi maksimal hanya sebesar 10 persen.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
