Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 Maret 2026 | 18.31 WIB

9 Topik yang Enggan Dibahas Orang, Bahkan Saat Ditanya Langsung Menurut Psikologi

seseorang yang enggan membahas topik sensitif./Freepik/tirachardz - Image

seseorang yang enggan membahas topik sensitif./Freepik/tirachardz

JawaPos.com - Dalam kehidupan sosial, ada banyak hal yang tampak “biasa saja” di permukaan, tetapi sebenarnya diselimuti oleh keengganan mendalam untuk dibicarakan. Menariknya, bahkan ketika seseorang ditanya secara langsung, respons yang muncul sering kali berupa penghindaran, pengalihan, atau jawaban yang tidak sepenuhnya jujur.

Dari sudut pandang psikologi, fenomena ini bukan sekadar soal privasi, melainkan berkaitan dengan mekanisme pertahanan diri, rasa malu, identitas, hingga ketakutan akan penilaian sosial.

Dilansir dari Expert Editor pada Minggu (29/3), terdapat sembilan topik yang paling sering dihindari—bahkan di hadapan pertanyaan langsung.

1. Rasa Tidak Aman (Insecurity) yang Paling Dalam

Banyak orang bisa mengakui kekurangan secara umum, tetapi tidak dengan insecurity yang paling inti—yang menyentuh identitas diri. Ini bisa berupa merasa tidak cukup pintar, tidak menarik, atau tidak layak dicintai.

Secara psikologis, hal ini berkaitan dengan ego defense mechanism seperti denial dan avoidance. Mengakui insecurity terdalam berarti membuka kemungkinan luka emosional yang lebih besar.

2. Penyesalan Terbesar dalam Hidup

Ketika ditanya, orang cenderung memberikan jawaban yang “aman” atau dangkal. Penyesalan yang sebenarnya sering disembunyikan karena berkaitan dengan keputusan besar: hubungan, karier, atau kesempatan yang hilang.

Mengungkapkan penyesalan berarti mengakui bahwa diri saat ini adalah hasil dari “kesalahan masa lalu”—sesuatu yang sulit diterima oleh konsep diri (self-concept).

3. Motif Sebenarnya di Balik Tindakan

Orang jarang benar-benar jujur tentang alasan mereka melakukan sesuatu. Misalnya:

Membantu orang lain demi validasi
Bekerja keras demi pengakuan, bukan passion
Berteman karena kesepian, bukan kecocokan

Psikologi menyebut ini sebagai self-deception—kita sering meyakini versi cerita yang lebih “baik” tentang diri sendiri.

4. Perasaan Iri atau Cemburu

Iri adalah emosi yang sangat manusiawi, tetapi juga sangat tabu untuk diakui. Bahkan saat ditanya langsung, banyak orang akan menyangkalnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore