
Anggota Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri, mengevakuasi warga terdampak banjir, di Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (3/3). (Istimewa)
JawaPos.com -Tim Seksi Pertolongan dan Penyelamatan (Silongmat) Subdit Patroliair Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri, mengevakuasi warga terdampak banjir, di Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (3/3). Selain ibu hamil, polisi turut mengevakuasi balita yang terjebak banjir menggunakan perahu portable, di lokasi.
"Tim Silongmat melaksanakan evakuasi warga yang terdampak bencana banjir, di Jatinegara, Jakarta Timur. Tugas ini merupakan bagian dari tugas pokok dan fungsi korpolairud, melaksanakan misi sosial dan kemanusiaan Polri, sesuai dengan prinsip melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat," ujar Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen Pol M Yassin Kosasih.
Kepala Seksi Pertolongan dan Penyelamatan Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri AKBP Hendri mengatakan, ada 22 personel berikut alat-alat pertolongan dan penyelamatan yang dikerahkan dalam pelaksanaan kegiatan evakuasi.
"Kami melakukan pertolongan yang membutuhkan evakuasi. Ada ibu-ibu hamil, ada balita yang mau keluar dari rumahnya tadi karena terlalu dalam. Jadi kami turunkan tim dan alatnya, portable boat," katanya.
Menurut Hendri, Tim Silongmat berkoordinasi dengan BPBD Jakarta Timur setelah mendapatkan informasi telah terjadi banjir di wilayah Puncak, Bogor. Diperkirakan, banjir di sana akan berdampak kepada warga di sepanjang Sungai Ciliwung.
Pukul 08.00 pagi, tim berangkat menuju lokasi yang terdampak banjir di RT 06 RW 011, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur. Setibanya di lokasi, tim langsung menurunkan portable boat dan mengevakuasi warga yang membutuhkan pertolongan.
Hendri menuturkan, sebagian warga yang memiliki rumah bertingkat, memilih bertahan di lantai dua sambil berharap air segera surut. "Sore hari kondisi air sudah mulai surut. Proses evakuasi berlansung aman," katanya.
Saat melaksanakan kegiatan evakuasi, Tim Silongmat dilengkapi dengan peralatan lima perahu portable, satu unit mesin tempel 15 pk, empat unit mesin tempel 9.9 pk, 50 buah baju pelampung, lima buah ring bouy, lima buah tali, 20 dayung, dua unit toa, lima buah sangkur selam, 1 kabel rol, satu truk boks, dan satu truk logistik.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
