
Revitalisasi dimulai, Jembatan Otista ditutup 1 Mei sampai dengan Desember 2023.
JawaPos.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor memprediksi terdapat 2 titik kemacetan baru dalam rekayasa lalu lintas dampak dari proyek revitalisasi Jembatan Otista.
Sekretaris Dishub Marse Hendra Saputra menyebut, setidaknya ada 2 titik kemacetan saat penerapan rekayasa lalu lintas Jembatan Otista yang akan dimulai pada Senin (1/5).
Pertama, yakni di persimpangan di depan Mall Lippo Plaza Keboen Raya. Ia beralasan, titik tersebut akan menjadi tempat pertemuan antara kendaraan dari arah Jambu Dua, Baranangsiang, dan Jalan Jalak Harupat.
“Titik kedua di Simpang NV Sidik atau dikenal dengan Simpang Ahoy. Kami prediksi di sana akan padat karena menjadi tempat persimpangan kendaraan dari arah Sukasari menuju Jalan Siliwangi dan Jalan Suryakencana,” ucapnya seperti dikutip Radar Bogor (Jawa Pos Group).
Untuk mengatasi potensi itu Dishub Kota Bogor akan melakukan pengamanan jalur dengan menempatkan personel sejak pukul 06.00 WIB hingga 20.00 WIB. “Perkembangannya akan kami pantau dan evaluasi setelah satu bulan berjalan,” imbuh dia.
Selain itu, pihaknya berjanji akan memaksimalkan pengamanan di sejumlah titik lain untuk meminimalisir kemacetan. Sebanyak 250 personel diterjunkan secara bergantian untuk pengaturan arus lalu lintas.
Untuk diketahui, Jembatan Otista akan direvitalisasi Pemkot Bogor dengan tujuan menghilangkan kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut. Kemacetan itu diakibatkan adanya penyempitan jalur (bottle neck).
Revitalisasi Jembatan Otista akan berlangsung sekira 8 bulan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor menargetkan pembangunan jembatan rampung pada 8 Desember 2023.
Proyek ini didanai Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dengan anggaran Rp 52 miliar.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
