
Ilustrasi unit pengolahan air bersih PAM Jaya
JawaPos.com – Perusahaan Umum Daerah Air Minum Jaya (PAM Jaya) akan menaikkan tarif layanan mulai Januari 2025. Kenaikan tarif itu sesuai Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 730 tahun 2024 tentang Tarif Air Minum Perusahaan Umum Daerah Air Minum Jaya.
Dirut PAM Jaya Arief Nasrudin menjelaskan, kenaikan tarif hanya berlaku bagi pelanggan yang menggunakan air di atas 10 m3 atau 10.000 liter. Tarif akan diterapkan secara progresif ketika konsumsi air pada rentang lebih dari 10 m3 hingga 20 m3 dan di atas 20 meter kubik.
Penetapan itu sesuai dengan ketetapan standar kebutuhan pokok air minum per kepala keluarga sebesar 10 m3 per bulan yang dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Jika pelanggan rumah tangga menggunakan air secara bijak dengan konsumsi di angka 10 m3, maka tidak ada perubahan tarif yang akan dirasakan oleh pelanggan. Mengingat tarif pada kebutuhan 0–10 m3 masih tetap di angka yang relatif sama," ujar Arief, Rabu (25/12).
Arief menjelaskan, penerapan tarif baru merupakan upaya untuk mewujudkan pemenuhan air minum secara adil bagi seluruh lapisan masyarakat Jakarta.
Apalagi, tarif air minum di Jakarta selama 17 tahun tidak pernah mengalami kenaikan. Padahal, biaya untuk memenuhi kebutuhan penyediaan air minum terus meningkat. Kenaikan tarif juga dilakukan untuk mengejar target 1 juta sambungan rumah (SR) pada akhir 2030.
"Sehingga target ketersediaan layanan air minum perpipaan yang konsisten, berkualitas, dan terjangkau bagi warga Jakarta segera terpenuhi. Nantinya, sepanjang 7.000 kilometer tambahan jaringan perpipaan akan terpasang di seluruh wilayah Jakarta”, jelas Arief.
PAM Jaya juga meluncurkan sejumlah program untuk meringankan masyarakat. Yakni melalui program Kartu Air Sehat, juga program aktivasi bantuan pendamping penerapan tarif baru, untuk pelanggan kelompok rumah tangga kode tarif 2A1 (sangat sederhana), 2A2 (sederhana).
Program ini efektif dimulai pada Januari 2025, berlaku selama 1 tahun, dan akan dilakukan evaluasi secara berkala.
Pelanggan yang mendapatkan Kartu Air Sehat akan mendapatkan bantuan berupa tarif promo. Antara lain:
- Pelanggan 2A1 akan mendapatkan tarif flat sebesar Rp 1.000 per m3 untuk seluruh pemakaian air setiap bulannya.
- Pelanggan 2A2 akan mendapatkan tarif flat sebesar Rp 3.550 per m3 untuk pemakaian 1–20m3 pertama setiap bulannya.
Pemegang Kartu Air Sehat juga akan mendapatkan layanan berupa bantuan pengiriman air melalui mobil tangki PAM Jaya secara gratis. Manfaat lain dari Kartu Air Sehat adalah asuransi gangguan pelayanan.
Pelanggan 2A1 dan 2A2 yang mengalami gangguan suplai air mati dapat melaporkan ke contact center PAM Jaya (1500223). Pelanggan akan mendapatkan santunan/penggantian kerugian sesuai besaran manfaat yang sudah ditetapkan per kelompok tarif maksimal 1 x per bulan.
"Komitmen PAM Jaya terhadap program sambungan baru gratis bagi pelanggan kelompok rumah tangga kode tarif 2A1 dan 2A2 juga terus berlanjut hingga 2025," imbuh Arief.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
