Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 Oktober 2024 | 17.56 WIB

Sendi-Melli Punya Tim DOKI, Program Jemput Bola Tingkatkan Kesehatan Warga Kota Bogor

Calon Wali Kota Bogor Sendi Fardiansyah. (Istimewa) - Image

Calon Wali Kota Bogor Sendi Fardiansyah. (Istimewa)

JawaPos.com–Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor Sendi Fardiansyah-Melli Darsa punya program andalan yang ditawarkan jika terpilih dan memenangkan Pilkada Kota Bogor 2024. Sendi Melli menjanjikan program DOKI, yakni tim Dokter Ontrog Ka Imah.

Dengan program ini, warga bisa mendapatkan layanan kesehatan tanpa harus datang ke puskesmas atau rumah sakit. Tim DOKI akan langsung datang ke rumah-rumah untuk melayani kesehatan warga.

Dalam program itu, Sendi-Melli ingin meningkatkan kesehatan warga tidak hanya dengan aksi kuratif, tapi juga preventif.

”Saya pengen upaya meningkatkan kesehatan warga itu bukan cuma ditangani dengan aksi kuratif. Tapi juga preventif,” kata Calon Wali Kota Bogor Sendi Fardiansyah.

”Nah, program DOKI (Dokter Ontrog Ka Imah) ini saya hadirkan, agar warga gak perlu ke Puskesmas atau rumah sakit. Cukup nanti ada tim nakes (tenaga kesehatan) yang akan datang ke rumah-rumah warga,” imbuh dia.

Dia menjelaskan, tim Dokter Ontrog Ka Imah (DOKI) berisi seorang dokter umum, perawat, bidan, dan bila perlu dilengkapi dengan seorang psikolog. Tim ini bertugas melakukan pemantauan kondisi kesehatan warga, pemeriksaan kesehatan awal, dan konseling kesehatan atau psikologis.

”Kita siapkan tim nakes di tiap-tiap Kelurahan. Tiap hari mereka keliling ke rumah warga. Satu tim terdiri dari 3-4 personel. Ada dokter, perawat, bidan, dan psikolog,” ujar Sendi Fardiansyah.

Menurut Sendi, program ini akan sejalan dengan program yang dicanangkan Presiden terpilih Prabowo Subianto. Sebab, presiden terpilih mewacanakan medical check-up gratis mulai tahun depan. Target awal adalah 55 juta penduduk dengan perkiraan biaya Rp 3 triliun hingga Rp 5 triliun.

”Ini selaras dengan program yang akan dicanangkan Presiden terpilih, Pak Prabowo. Insya Allah kalau diberikan kesempatan, kita siap support,” tutur Sendi Fardiansyah.

Dalam program ini, ada beberapa hal yang akan diterapkan. Mulai dari pemeriksaan kesehatan fisik, ibu hamil, ibu dan bayi, prevalensi stunting, TBC, kepesertaan BPJS, dan kebersihan kondisi lingkungan alias bebas buang air besar.

Sebagai target awal, kata dia, ada 57 kelurahan se-Kota Bogor yang masuk dalam SK kumuh. Tim DOKI akan bekerja dengan mitra setempat, mulai dari RT dan RW, posyandu, hingga PKK.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore