Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Agustus 2024 | 13.15 WIB

Program Sekolah Gratis di Jakarta Disiapkan, DPRD DKI Sebut sudah ada 2.176 Sekolah Swasta yang Bergabung  

Sejumlah siswa sekolah dasar melaksanakan uji coba makan bergizi gratis di SDN 04 dan 05 Sukasari, Kota Tangerang. (Hanung Hambara/Jawa Pos) - Image

Sejumlah siswa sekolah dasar melaksanakan uji coba makan bergizi gratis di SDN 04 dan 05 Sukasari, Kota Tangerang. (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com – Pemprov DKI Jakarta akan menerapkan program sekolah gratis di sekolah-sekolah swasta di Jakarta pada tahun 2025. Terkait hal itu, Komisi E dan Pemprov DKI akan menandatangani perjanjian atau Memorandum of Understanding (MoU) pelaksanaan sekolah gratis pada Selasa (20/8).

Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Jhonny Simanjuntak mengungkapkan, terkait program sekolah gratis, saat ini sudah ada 2 ribu lebih sekolah swasta yang bergabung. “Ada 2.176 sekolah swasta nanti akan gratis. Tetapi (ada) 415 sekolah swasta yang tidak masuk (memilih tidak ikut) dalam program sekolah gratis,” terang Jhonny, kemarin, (18/8).

Meski mengapresiasi program sekolah gratis, Jhonny berharap penerapan program itu tidak berdampak pada para penerima Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Para Mahasiswa harusnya tetap bisa menikmati program subsidi pendidikan tinggi dari Pemprov DKI Jakarta.

“Saya melihat banyak program-program yang menyangkut kesejahteraan masyarakat dikurangi. Termasuk KJMU. Padahal efek dari KJMU itu tidak kita lihat sekarang, tetapi nanti 15 sampai 20 tahun yang akan datang,” tutur Jhonny.

Dia mencontohkan program beasiswa di era pemerintahan Presiden Soeharto. Kala itu, banyak program beasiswa dikucurkan, salah satunya Beasiswa Supersemar. Saat ini, para penerima beasiswa itu telah mengabdi dan berperan besar dalam kemajuan Bangsa Indonesia.

“Saya khawatir kalau kita tidak perhatikan hal-hal ini, nanti disparitas antara orang kaya, orang pintar, dengan orang miskin itu semakin senjang di Jakarta ini,” jelas politikus PDI Perjuangan itu.

Menurut dia, beasiswa kepada mahasiswa Jakarta merupakan salah satu bentuk nyata dari upaya mewujudkan keadilan dan mengurangi kesenjangan.

“Saya tahu kita semua paham bahwa APBD dan APBN itu punya fungsi distributif. Yaitu bagaimana melalui APBD itu kita bisa mengurangi kesenjangan melalui subsidi, termasuk dalam hal ini beasiswa,” tutupnya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore