Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Agustus 2024 | 22.38 WIB

PBHI Akan Laporkan Pidana Dharma-Kun hingga KPU Bila Terbukti Ada Pencatutan KTP untuk Loloskan Ikut Pilgub Jakarta Jalur Independen

ILUSTRASI KTP. Warga Negara Asing (WNA) memang bisa mengantongi KTP, ini sesuai dalam UU Adminduk. - Image

ILUSTRASI KTP. Warga Negara Asing (WNA) memang bisa mengantongi KTP, ini sesuai dalam UU Adminduk.

JawaPos.com - Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) akan melaporkan dugaan pidana terkait pencatutan KTP untuk dukungan terhadap Calon Gubernur-Calon Wakil Gubernur Jakarta jalur Independen Dharma Pongrekun-Kun Wardana. 

"Kita akan mengajukan upaya pidana ke semua yang berperan apakah peran secara aktif maupun pasif," ujar Ketua PBHI Julius Ibran kepada wartawan, Jumat (16/8). 
 
Selain terhadap Dharma-Kun, pelaporan dugaan pidana pencurian data pribadi juga akan dilakukan terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta. 
 
 
"KPU punya peran untuk verifikasi faktual juga," kata Julius.
 
Julius menegaskan bahwa dugaan pencatutan KTP untuk Pilgub Jakarta ini merupakan tindak pidana pencurian data pribadi yang mencederai Hak Asasi Manusia (HAM).
 
"Ini juga dugaan tindak pidana berdasarkan UU ITE dan UU Perlindungan Data Pribadi (PDP)," tegasnya.
 
"Ini akan kami ajukan ke depannya sambil mengumpulkan beberapa pengadu yang mengontak PBHI dan saat ini masih bergulir cukup deras nih pelapornya," pungkas Julius.
 
Sebelumnya, lolosnya nama Dharma Pongrekun-Kun Wardana sebagai Calon Gubernur-Calon Wakil Gubernur jalur independen di Pilgub Jakarta menuai kontroversi. Pasalnya, ada banyak orang mengeluhkan KTP-nya dicatut sebagai pendukung Dharma-Kun. 
 
Salah satu yang mengeluhkan pencatutan KTP sebagai pendukung Dharma-Kun adalah Anies Baswedan. 
 
Meski KTP-nya sendiri tidak dicatut, tapi ia mengaku bahwa KTP dua anaknya dan orang-orang terdekatnya mengaku dicatut KTP-nya menjadi pendukung Dharma-Kun. 
 
"KTP dua anak, adik, juga sebagian tim yang bekerja bersama ikut dicatut masuk daftar pendukung calon independen," ujar Anies dalam unggahannya di akun X, Jumat (17/8).
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore