
Kompetisi pencak silat Indonesia Student Sports Championship (ISSC) digelar di GOR Ciracas, Jakarta Timur, diikuti 1.989 peserta dari tingkat SD, SMP, dan SMA.
JawaPos.com–Ribuan remaja mengikuti gelaran pencak silat Indonesia Student Sports Championship (ISSC). Event itu berlangsung di GOR Ciracas, Jakarta Timur, diikuti 1.989 peserta dari tingkat SD, SMP, dan SMA.
Pembina ISSC, M. Syarif menjelaskan, event itu merupakan sebuah terobosan baru agar minat para peserta dapat tersalurkan dengan baik.
”Ini salah satu event yang bagus, ini kan yang pertama, dan ada kesan terobosan dalam penyelenggaraan pertandingan ini. Kegiatan ini juga banyak menjaring atlet terbaik,” ujar Syarif.
Sementara itu, Ketua Pelaksana ISSC Nuryanto mengaku takjub dengan keikutsertaan peserta. Bahkan ada pesilat yang datang dari Papua, Purwokerto, dan Lampung.
”Peserta itu kita gak nyangka ya, karena ada yang datang dari Papua, Purwokerto, Lampung. Jabodetabek sih pasti hadir. Makanya gak heran kalau event ini memang digelar setingkat nasional,” ungkap Nuryanto.
Adapun salah satu peserta ISSC pesilat cilik tingkat sekolah dasar (SD) Jasmine Karima Firmansyah. Dia mengatakan optimistis dan antusias mengikuti ajang tersebut. Jasmine berlaga dalam pencak silat kategori tunggal yang memperlihatkan gerakan silat dan jurus yang cukup mahir.
”Saya senang dan antusias,” ujar Jasmine, siswa kelas 4 yang mewakili SDI Al Azhar 17 Bintaro, Tangerang Selatan, Banten.
Sementara itu, Wahyu Samadio Nugroho selaku koordinator dan pendamping Al Azhar Seni Bela Diri (ASBD) 17 Bintaro menjelaskan, pihaknya kali ini mengirimkan 7 atlet dalam ajang tersebut. Lima atlet yang tanding dalam kategori tarung dan 1 atlet di kategori seni.
Wahyu melanjutkan, pihaknya mempersiapkan anak didiknya sebaik mungkin dari jurus, teknik, hingga fisik.
”Persiapannya mulai dari gerakan dasar kemudian jurus-jurus, teknik-teknik menyerang, dan juga latihan dasar seperti fisik dan push up,” ungkap Wahyu.
Wahyu mengaku bahwa para pesilat tingkat SD tersebut sangat antusias karena event itu menambah pengalaman maupun prestasi. ”Antusias sangat luar biasa, karena bisa menambah pengalaman dan deretan prestasi yang bisa berguna untuk jenjang pendidikan yang berguna buat mereka,” kata Wahyu.
Lebih lanjut Wahyu bersyukur anak didiknya dapat menyabet 6 medali emas dan 1 medali perunggu dalam ajang ISSC tersebut.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
