Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Desember 2022 | 00.00 WIB

Pasar Kramat Jati Direvitalisasi Biar Tidak Becek, Bersih, dan Tak Bau

Suasana aktivitas perdagangan di Pasar Induk, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (1/12/2021). Jelang perayaan Natal dan tahun baru (Nataru), harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional mulai naik. pedagang mengklaim, kenaikan harga dipicu karena kelangk - Image

Suasana aktivitas perdagangan di Pasar Induk, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (1/12/2021). Jelang perayaan Natal dan tahun baru (Nataru), harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional mulai naik. pedagang mengklaim, kenaikan harga dipicu karena kelangk

JawaPos.com - Dalam rangka memberikan pelayanan yang maksimal, Pasar Induk Kramat Jati akan segera direvitalisasi oleh Perumda Pasar Jaya. Revitalisasi ini diharapkan bisa menarik warga Jakarta lebih suka berbelanja di pasar tradisional yang sudah ada sejak lama.

"Saya tadi memberikan tiga arahan dalam revitalisasi pasar ini, yaitu pasar yang bersih, tidak becek, dan tidak bau. Kriteria teknisnya seperti apa, nanti yang mengimplementasikan teman-teman Pasar Jaya," ujar Plt Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) Fitria Rahadiani, Kamis (1/12).

Ia mengatakan, revitalisasi Pasar Kramat Jati ini merupakan tindak lanjut arahan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta agar setiap pasar tradisional dipercantik dan bersih. Tidak hanya Pasar Induk, rencana revitalisasi ini juga akan dilakukan di beberapa pasar tradisional lainnya.

"Yang ini tidak pakai PMD (Penanaman Modal Daerah), ini menggunakan skema kerja sama dengan investor. Kita berharap, layanan pasar ke depan jauh lebih baik, apalagi ini pasar induk," tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Tri Prasetyo mengatakan bahwa revitalisasi Pasar Induk Kramat Jati ini merupakan bentuk komitmen pihaknya untuk menunjang pergerakkan roda perekonomian di Jakarta. Pasalnya, pasar ini merupakan penyangga utama kebutuhan pokok warga di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

"Salah satu yang akan direvitalisasi adalah pasar buah. Buah ini menjadi bagian penting untuk menunjang kecukupan gizi masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Semoga revitalisasi ini menjadi amal jariyah dan legacy kita semua," kata Tri.

Dalam revitalisasi ini, ia mengatakan akan melibatkan pihak swasta, yakni PT RKM dengan skema kerja sama bisnis to bisnis. Setidaknya, kata Tri, ada ribuan tempat usaha (TU) yang akan direvitalisasi.

"Total akan ada 2188 TU yang akan direvitalisasi. Selama revitalisasi, pedagang akan kita tempatkan pada lokasi sementara di sekitar pasar. Rencananya, revitalisasi Pasar Kramat Jati ini akan selesai sekitar 18 bulan," tandasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore