
Urip Saputra saat diperiksa di Polres Bogor (ist)
JawaPos.com - Urip Saputra terlanjur tak sanggup bayar utang Rp 1,5 miliar dari tempatnya bekerja. Sehingga dia lalu membuat skenario pura-pura mati.
Jumlah utang Urip Saputra yang mencapai Rp 1,5 miliar ini dibeberkan oleh Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin. “Rp 1,5 miliar,” kata AKBP Iman Imanuddin, Sabtu (19/11).
Urip yang merupakan warga Rancabungur, Kabupaten Bogor ini mengaku penggunaan uang itu salah satunya untuk keperluan pribadi.
“Kalau berdasarkan pengakuannya, ya untuk kebutuhan pribadinya, dan sebagian dibelikan properti,” ungkapnya seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group).
Uang Rp 1,5 miliar ini dipinjam dari tempatnya bekerja bukan dari bank atau pinjaman online. AKBP Iman mengatakan ide pura-pura mati itu datang dari Urip Saputra sendiri. Dia menyebut Urip pura-pura mati demi menghindari utang.
“Ide gagasan untuk pura-pura mati ini datang dari Saudara US untuk menghindari kewajibannya membayar utang dari tempat yang bersangkutan bekerja,” ujarnya.
Diketahui, Urip Saputra telah menyerahkan diri kepada pihak berwajib. Dari informasi yang diterima pojoksatu.id, Urip menyerahkan diri pada Jumat malam. “Untuk kasus US tadi malam sudah menyerahkan diri,” singkat Desi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
