
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyerahkan hibah sarana pertanian perkotaan (urban farming) pada perwakilan Pondok Pesantren dari lima wilayah Kota Administrasi. Salah satunya di Pondok Pesantren Al Hamid, Cipayung, Jakarta Timur. Fo
JawaPos.com-Dalam rangka memperingati Hari Santri 2022, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian DKI Jakarta menyalurkan sarana pertanian perkotaan (urban farming) pada perwakilan Pondok Pesantren dari lima wilayah Kota Administrasi. Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyerahkan hibah tersebut secara di Pondok Pesantren Al Hamid, Cipayung, Jakarta Timur.
"Kita semua memahami betul bahwa pangan menjadi salah satu kebutuhan primer umat manusia. Oleh karena itu, dalam memenuhi kebutuhan pangan ini, kegiatan urban farming menjadi salah satu solusi yang perlu terus diupayakan bersama," ujar Heru.
Dengan penyerahan urban farming tersebut, Heru berharap sarana pertanian itu dapat memantik semangat baru bagi para santri dalam menerapkan urban farming dan mewujudkan kemandirian pangan di lingkungan pesantren. "Tentunya, upaya ini juga akan diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pencegahan stunting di kota Jakarta," katanya.
Sementara itu, di lokasi yang sama, Kepala Kanwil Kementerian Agama Cecep Khairul Anwar mengatakan, peringatan Hari Santri 2022 yang mengusung tema "Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan" ini diharapkan dapat memotivasi para santri agar lebih berdaya dalam meningkatkan kualitas diri di masa yang akan datang.
"Selain dapat memberdayakan para santri, hadirnya dukungan urban farming ini akan meningkatkan kualitas pangan para santri dan berdampak pada kesehatannya juga. Penerapan konsep urban farming yang dirawat dengan minimnya penggunaan bahan pestisida kimia, dapat menghasilkan produk pertanian yang lebih sehat dan segar," tandasnya.
Untuk diketahui, terdapat 50 bantuan rak hidroponik yang diberikan kepada 25 Pondok Pesantren di Jakarta. Adapun yang menerima bantuan secara simbolis adalah perwakilan dari pesantren di lima wilayah kota, yaitu Al Hamid, Cipayung, Jakarta Timur; Darunnajah, Pesanggrahan, Jakarta Selatan; Minhajut Tholibin, Kalideres, Jakarta Barat; Al Wathoniyah 43, Cilincing, Jakarta Utara; dan Minhaajurrosidin, Cipayung, Jakarta Timur. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
