Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Oktober 2022 | 01.22 WIB

Ini Alasan Anies Ngotot Lanjutkan Pembangunan Halte TJ Bundaran HI

Sejumlah warga menikmati suasana sore hari di anjungan Halte Transjakarta Bundaran HI saat uji coba anjungan itu di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (10/10/2022). Anjungan yang berada di lantai dua Halte Transjakarta Bundaran HI ini dapat - Image

Sejumlah warga menikmati suasana sore hari di anjungan Halte Transjakarta Bundaran HI saat uji coba anjungan itu di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (10/10/2022). Anjungan yang berada di lantai dua Halte Transjakarta Bundaran HI ini dapat

JawaPos.com-Halte Transjakarta (TJ) Bundaran Hotel Indonesia (HI) yang dianggap menghalangi Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) Patung Selamat Datang sudah beroperas. Salah satu fasilitasnya kini banyak dijadikan untuk berfoto dengan latar belakang ODCB tersebut.

Menanggapi hal itu, Anies membeberkan alasannya terkait beroperasinya halte yang masih berpolemik tersebut meski belum diresmikan. Ia beranggapan bahwa dengan adanyan halte itu, justru dirinya ingin membuat semua warga Jakarta dari yang berpenghasilan rendah hingga yang tinggi dapat mempunyai akses yang sama untuk menikmati Patung Selamat Datang.

"Kawasan Bundaran HI ini dulu yang bisa menikmati darj ketingian itu yang mampu membayar resto-resto di sini yang harganya mahal. Teman-teman lihat tuh, harganya untuk rakyat kebanyakan tak terjangkau," katanya kepada wartawan saat meninjau halte tersebut, Rabu (12/10).

Padahal, menurut orang nomor satu di DKI itu, pemandangan Patung Selamat Datang paling bagus jika dilihat dari ketinggian. Oleh karena itu, ia juga menginginkan semua warga Jakarta dapat merasakan keindahan tersebut dengan tanpa biaya yang mahal.

"Saya berkali kali merasakan duduk di sana (di restoran dekat Bundaran HI), sambil duduk, sambil mbatin, kapan ya rakyat biasa bisa menikmati seperti kami nikmati di atas?" ucapnya. "Kalau negara tidak membangunkan, tidak menyiapkan. Padahal ini adalah sebuah monumen bersejarah dan sebuah kawasan yang sangat indah," sambungnya.

Oleh karena itu, Anies ngotot untuk menjalankan terus proyek tersebut meski sudah diprotes banyak pihak. Ia mengatakan ingin pembangunan di Jakarta berpaku pada keadilan untuk seluruh rakyat yang merasakannya. "Itulah sebabnya kemudian ketika kita melakukan pembangunan-pembangunan harus bisa berikan perasaan kesetaraan, siapa saja bisa menikmati," tandasnya.

Sebelumnya, Sejarawan JJ Rizal meminta Gubernur DKI Jakarta dan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) untuk menghentikan proyek revitalisasi Halte Tosari-Bundaran HI. Menurutnya, revitalisasi halte tersebut membuat pandangan warga yang melintas di kawasan tersebut jadi terhalang ke arah Patung Selamat Datang.

"Mohon pak gubernur @aniesbaswedan setop pembangunan halte @PT_Transjakarta yang arogan di kawasan cagar budaya penanda sejarah perubahan kota kolonial jadi kota nasional warisan Sukarno," ucapnya dikutip dari cuitan Twitter @JJRizal, Kamis, (29/9). (*)

 

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore