Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 Oktober 2022 | 21.41 WIB

Polemik Halte Bundaran HI, DPRD Akan Panggil TransJakarta

halte transjakarta bundaran HI - Image

halte transjakarta bundaran HI

JawaPos.com - Anggota DPRD DKI Jakarta Manuara Siahaan menyatakan bahwa pihaknya akan memanggil PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) terkait dengan adanya polemik revitalisasi Halte Bus Bundaran HI. Seperti yang diketahui bahwa halte tersebut diprotes karena menghalangi visulal ke arah Patung Selamat Datang.

Menanggapi polemik itu, Manuara mengatakan bahwa pihaknya akan memanggil PT Transjakarta untuk meminta penjelasan terkait revitalisasi halte tersebut.

"Pasti kita tanya, cuma ini kan ada kegiatan lain di dewan, nanti kita akan diagendakan. Secara keseluruhan di 4 koridor itu ada akan kita evaluasi, ketika perencanaan itu mengganggu aset cagar budaya dan mengangggu kepada ketidaksesuasin tata ruang akan kita evaluasi," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (1/10).

Anggota Komisi B DPRD itu mengatakan bahwa setelah rencana revitalisasi halte tersebut diimplementasikan, memang terlihat ketinggian daei bangunan halte menganggu pandangan ke arah Patung Selamat Datang.

"Memang harus direvisi. Bisa saja ada kekeliruan proses yang harus dilakukan, dan saya lihat Transjakarta melakukan revisi sedikit kekeliruan dalam proses desain," tegasnya.

"Kan ada namanya ambang batas bangunan jadi sepanjang itu masih dalam kriteria keamanan bangunan itu tidak ada masalah," lanjutnya.

Hingga sejauh ini, Manuara menilai ada kekeliruan dari sisi konsultan proses revitalisasi tersebut sehingga tidak melalui proses yang benar dalam revitalisasinya. Hal itu yang kemudian menyebabkan bangunan tersebut melebihi ambang batas dan akhirnya menutupi pandangan ke arah Patung Selamat Datang.

"Kami simpulkan dengan pelanggaran ketinggian penggunaan terhadap Patung Selamat Datang itu peran konstruktifnya kurang, apakah tidak dimpelemntasikan oleh konsultan perencananya atau diabaikan bisa saja terjadi," pungkasnya.

Sebelumnya, Sejarawan JJ Rizal meminta Gubernur DKI Jakarta dan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) untuk menghentikan proyek revitalisasi Halte Tosari-Bundaran HI. Menurutnya, revitalisasi halte tersebut membuat pandangan warga yang melintas di kawasan tersebut jadi terhalang ke arah Patung Selamat Datang.

"Mohon pak gubernur @aniesbaswedan setop pembangunan halte @PT_Transjakarta yang arogan di kawasan cagar budaya penanda sejarah perubahan kota kolonial jadi kota nasional warisan Sukarno," ucapnya dikutip dari cuitan Twitter @JJRizal, Kamis, (29/9).

JJ Rizal sudah mengizinkan JawaPos.com untuk mengutip cuitannya tersebut. Ia mengatakan, Patung Selamat Datang adalah warisan dari Presiden pertama RI Soekarno dengan Mantan Gubernur DKI Jakarta periode 1964-1965 Hendrik Hermanus Joel Ngantung atau yang akrab dikenal Henk Ngantung.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore