Hal itu dilakukan untuk menunjang acara malam tahun baru 2024 yang berada di area Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, rekayasa lalu lintas akan dimulai pada pukul 19.00 WIB sampai 01.00 WIB. Pada waktu itu, akan ada 26 titik yang ditutup di ibu kota.
"Untuk menunjang kegiatan tersebut akan dilakukan rekayasa lalu lintas penutupan ruas Jalan MH Thamrin sampai Jalan Jenderal Sudirman sebanyak 26 titik," kata Syafrin kepada wartawan beberapa waktu lalu.
Adapun 26 jalan yang akan ditutup itu mulai dari Jalan Jenderal Sudirman, yaitu dari Bundaran Senayan sampai dengan Bundaran HI, Jalan MH Thamrin mulai dari Bundaran HI sampai Bundaran Patung Kuda, Jalan Pintu 1 Senayan, Jalan Lambat Kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi barat, Jalan Bendungan Hilir, dan Jalan KH Mas Mansyur.
Penutupan jalan juga akan dilakukan di Jalan Karet Pasar Baru Timur 5, Jalan Kupingan BNI 47, Jalan Kota Bumi dan Jalan Baturaja, Jalan Teluk Betung, Jalan Kebon Kacang, Jalan Sunda, Jalan Imam Bonjol, Jalan Sumenep Tosari, Landmark (Indocement), jalian Setiabudi, dan Jalan Prof Dr Satrio.
Kemudian Jalan Masjid (Sampoerna), Jalan Garnisun dan Kolong Semanggi, Jalur Lambat Kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi timur, SCBD, Jalan Tulodong Atas 2/Samping CIMB serta Simpang Jalan Budi Kemuliaan, dan Jalan Meda Merdeka Selatan.
Teakhir, penutupan jalan juga dilakukan di Jalan Kebon Sirih dari arah barat, untuk arah timur tutup di Simpang Agus Salim, Jalan KH Wahid Hasyim, dan Jalan Majapahit.
Oleh karena penutupan jalan itu, Dishub DKI melakukqb pengalihan arus lalu lintas sebagai berikut.
1. Lalu lintas dari selatan ke utara dialihkan melalui Jalan Hang Lekir I-Jalan Hang Tuah-Jalan Hang Lekir IV-Jalan Hang Lekir II-Jalan Hang Lekir I-Jalan Asia Afrika-Jalan Gerbang Pemuda-Jalan Gatot Subroto-Jalan KS Tubun-Jalan KH Mas Mansyur-Jalan Cideng dan seterusnya. Atau dapat melalui Jalan HR Rasuna Said-Jalan Prof Dr Satrio-Jalan KH Mas Mansyur-dan seterusnya maupun pada arah sebaliknya (utara ke selatan).
2. Lalu lintas dari utara ke selatan dialihkan melalui Jalan Ir H Juanda-Jalan Pos-Jalan Gedung Kesenian-Jalan Lapangan Utara-Jalan Lapangan Banteng Barat-Jalan Pejambon-Jalan MI Ridwan Rais ke arah Rasuna Said dan seterusnya. Atau dapat melalui Jalan Gunung Sahari-Jalan Kramat Raya-Jalan Salemba-Jalan Proklamasi-Jalan Tambah-Jalan Prof Dr
Sahardjo dan seterusnya.
3. Lalu lintas dari timur ke barat dapat melalui Jalan MI Ridwan Rais-Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Medan Merdeka Utara-Jalan Abdul Muis dan seterusnya. Sementara lalu lintas sebaliknya dari arah barat ke timur dapat melalui Jalan Abdul Muis-Jalan Majapahit sisi barat-Jalan Ir Haji Juanda-Jalan Pos dan seterusnya. Atau dapat melalui Jalan Galunggung-Jalan RM Margono Djojohadikoesoemo-Jalan Penjernihan 1 dan seterusnya (untuk lalu lintas barat ke timur maupun sebaliknya).