Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 Desember 2023 | 23.38 WIB

Peringati Hari Disabilitas Internasional, 100 Karya Seni Anak Berkebutuhan Khusus Warnai Tebet Eco Park

Sejumlah karya lukis buah tangan anak-anak berkebutuhan khusus dipamerkan dalam pameran karya seni bertajuk "Sinfoni Dalam Keterbatasan" di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan, Sabtu (16/12/2023) (ANTARA) - Image

Sejumlah karya lukis buah tangan anak-anak berkebutuhan khusus dipamerkan dalam pameran karya seni bertajuk "Sinfoni Dalam Keterbatasan" di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan, Sabtu (16/12/2023) (ANTARA)

JawaPos.com - Seratus karya seni lukisan dan desain grafis buah tangan anak berkebutuhan khusus (ABK) mewarnai Tebet Eco Park, Jakarta Selatan. Karya-karya ini dipamerkan dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional yang jatuh setiap 3 Desember pada Sabtu (16/12) kemarin, dikutip dari ANTARA.

Ketua Yayasan Griya Filoksenia Kreatif, Romima S Himawan mengungkapkan pameran karya seni bertajuk "Sinfoni Dalam Keterbatasan" itu hasil kolaborasi bersama Wartawan Jakarta Selatan (WJS) dan didukung oleh Pemerintah Kota Jakarta Selatan serta Jurnalis Indonesia Peduli (JIP).

"Sinfoni adalah kata yang berasal dari bahasa Italia, yaitu 'sinfonia', yang memiliki arti simfoni dalam bahasa Indonesia. 'Sinfoni Dalam Keterbatasan' secara metaforis menggambarkan kekuatan dan keindahan yang ada dalam keterbatasan anak-anak berkebutuhan khusus," ucap Romima dalam rilis pers yang diterima, Senin (18/12).

Baca Juga: Mantap Cerai dari Ammar Zoni, Irish Bella: Saya Bawa Dalam Doa

Dia mengatakan Sinfoni melambangkan kolaborasi yang harmonis antara berbagai keunikan dan potensi anak-anak untuk menciptakan sesuatu yang istimewa dan luar biasa.

Tercatat ada sebanyak 100 karya seni yang dipamerkan antara lain berupa 73 lukisan akrilik dan 23 desain grafis. Seluruhnya merupakan buah tangan dari anak-anak berkebutuhan khusus binaan dari Filoksenia, Sekolah Cita Buana, dan Bina Nusantara (Binus) Center.

Bersamaan dengan pameran, digelar pula lokakarya yang dihadiri sejumlah pembicara, di antaranya Head Of Special Education Sekolah Cita Buana, Nouf Zahra Anastasia dan Adrian Soebiantoro selaku Design Director Yayasan Griya Filoksenia Kreatif.

Baca Juga: Jelang Big Match Hadapi Persib Bandung, Pelatih Bali United Ogah Kalah di Kandang

Selanjutnya, pemerhati anak-anak berkebutuhan khusus Happy Putro Wibowo dan Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin yang diwakili oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Jakarta Selatan Khabib Asyari.

Dalam lokakarya tersebut diulas tentang pendidikan inklusi bagi anak berkebutuhan khusus, berbagi pengalaman para guru serta orang tua anak berkebutuhan khusus.

"Selain itu, kami menghadirkan empat orang anak berkebutuhan khusus yang menginspirasi, yakni Calli, Claire, Arra dan Fikri yang kini sudah bekerja sebagai graphic designer di Yayasan Griya Filoksenia Kreatif," ujar Romima.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore