Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Juli 2021 | 19.41 WIB

27 Persen Okupansi RS di Jakarta Diisi dari Warga Kota Penyangga

Tenaga Medis dengan sigap Merawat pasien positif Covid-19 di IGD Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (2/7/2021). Melonjaknya kasus COVID-19 membuat tenaga medis RSU Kabupaten Tangerang bersigap menangani pasien. Hal ini guna menghindari pe - Image

Tenaga Medis dengan sigap Merawat pasien positif Covid-19 di IGD Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (2/7/2021). Melonjaknya kasus COVID-19 membuat tenaga medis RSU Kabupaten Tangerang bersigap menangani pasien. Hal ini guna menghindari pe

JawaPos.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) beberapa waktu lalu telah menyalurkan bantuan 50 tenda di 50 Intalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit di Jakarta. Hal ini dilakukan dalam rangka membantu penanganan pasien Covid-19 yang saat ini sedang melonjak di ibu kota.

Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Penduduk dan Pemukiman, Suharti pun mengatakan bahwa bantuan tersebut sangat membantu, bukan hanya membantu warga DKI, namun juga luar DKI. Pasalnya, sekitar 24-27 persen RS di DKI okupansinya berasal dari luar Jakarta.

"Kami berterima kasih kepada Kemendikbudristek yang memberikan 50 tenda sekolah darurat untuk menambah kapasitas IGD di DKI," ungkap dia dalam Serah Terima Penggunaan Mobile Vaccinator secara daring, Selasa (6/7).

"Tenda tersebut sudah kami distribusikan dan dimanfaatkan di RSUD dan RS swasta, ini tambahan darah bagi kami untuk memberikan layanan lebih baik lagi kepada warga DKI dan luar Jakarta," sambungnya.

Bantuan ini tentunya sangat membantu masyarakat di sekitar kota penyangga Jakarta. Saat ini, Kemendikbudistek pun juga memberikan bantuan 2 mobil vaksinasi kepada Pemprov DKI Jakarta yang diharapkan dapat meningkatkan percepatan vaksinasi di ibu kota.

"Kami berharap kolaborasi ini semakin kuat dan kita semakin membuka jenis kolaborasi yang lain untuk meningkatkan kinerja kita, untuk penelitian dan pengabdian pada masyarakat," imbuhnya.

Baca juga: Pasien Covid-19 Terus Membeludak, Sejumlah RS di Surabaya Tutup IGD

Adapun diharapkan bantuan mobile vaccinator ini dapat memberikan dampak positif bagi Pemprov DKI dan masyarakat. Pasalnya, Pemprov DKI menargetkan angka vaksinasi sebesar 8,8 juta warga, sementara saat ini baru 4,8 juta yang tervaksinasi.

"Kami berharap betul kita bisa memanfaatkan mobile vaccination ini untuk bisa beroperasi segera dan memberikan dampak nyata bagi penangannan covid di Jakarta. Mari kita maksimalkan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat," tandas Suharti.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore